Edisi 11-01-2017
Jalan Amblas, Desa Terisolasi


TAPANULI SELATAN – Ratusan warga Desa Tapian Nauli terisolasi akibat jalan penghubung desa itu dengan Desa Suka Ramai, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), amblas.

Pantauan KORAN SINDO MEDAN, panjang jalan yang amblas tersebut lebih kurang 50 meter. Jalan penghubung amblas setelah hujan melanda wilayah tersebut sejak beberapa hari lalu. Dek penahan jalan yang dibangun rusak karena tidak sanggup menahan beban sehingga tanah di atasnya amblas. “Saat kami mau pergi ke pasar, tiba-tiba badan jalan yang biasakamilewatisudahamblas. Kami akhirnya tidak jadi ke pasar,” ujar salah seorang warga Desa Tapian Nauli, Azmin Gea, 39, Selasa (10/1).

Diamemperkirakanjalanamblas sejak Seninin subuh karena kondisinya masih bagus saat dia melintas pada Minggu (8/1/) malam. Saat ini, warga sangat kesulitan karena jalan tersebut merupakan akses satu-satunya keluar desa. Pemerintah diharapkan segera memperbaikinya sehingga aktivitas warga tidak terganggu. “Kalau dibiarkan saja, wargaakansemakinkesulitankarenainiaksesutamadantidakada jalan alternatif kami keluar daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Angkola Selatan Zamhir mengatakan, jalan amblas karena curah hujan yang tinggi merusak penyangga jalan. Sampai kemarin, jalan tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat. “Satu desa kami pastikan terisolasi. Kami sudah membuat laporan kepada pemerintah tingkat dua agar kerusakan itu segera diperbaiki,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Tapsel Syahril mengatakan, perbaikan terhadap badan jalan penghubung Desa Tapian Nauli dan Desa Suka Ramai akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, mereka belum bisa melakukan perbaikan karena anggarannya belum tersedia.

Zia ul haq nasution