Edisi 20-03-2017
Polres Imbau Warga Awasi Anak


MUARADUA – Isu penculikan anak-anak yang kian santer akhirakhir ini membuat orang tua di sejumlah kabupaten resah.

Di Kabupaten OKU Selatan sendiriwarga memilih untuk ti - dak mengizinkan anaknya ber - main keluar rumah. “Sepekan be lakangan kami memilih untuk mengurus anak masing-masing, kalau sekolah ditunggui sampai pulang,” kata Isnam, salah se orang warga, kemarin.

Kasat Intelkam Polres OKU Selatan, Iptu Hendri Antonius me - mastikan bahwa informasi (pen - culikan anak) yang banyak ber - edar di media sosial (medsos) hoax. Sehingga meminta masya - rakat tidak terpancing. Hendri menyatakan, sejauh ini belum ada laporan masyarakat ada kejadian anak di OKU Selatan yang hilang lantaran diculik. Ken - dati demikian, pihaknya terus be - kerjasama dengan polsek, bha bin - kamtibmas dan pemerintah desa untuk memantau isu tersebut. Di Kabupaten OKU juga mera - sakan hal serupa.

Kasat Reskrim Polres OKU,AKP Harmianto me - ngatakan, hingga saat ini pi hak - nya belum menerima satu pun laporan masyarakat yang men - jadi korban penculikan atau pun keluarga korban. Artinya, kata AKP Harmianto, kalau memang benar sudah ada jatuh korban (penculikan) seba - gaimana yang dihebohkan di ma - syarakat, tentu saja pihaknya su - dah menangani kasusnya.

“Sam - pai saat ini tidak ada korban mau - pun keluarga dari yang diculik melapor. Jadi kabar tersebut ti - dak benar. Kendati fakta yang ada tidak ada laporan soal penculikan, na - mun AKP Harmianto meminta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan tetap waspada ter hadap segala bentuk keja - hatan. Bukan saja soal pencu - likan, tapi tindakan kriminalitas lainnya juga.

andriansyah/ m mahendra poetra