Edisi 21-04-2017
Melestarikan Budaya lewat Kebaya Encim


SEJAK terpilih sebagai None Jakarta tahun 1993, artis dan model Maudy Koesnaedi mulai tertarik mengenakan busana khas Indonesia, salah satunya kebaya.

Wanita kelahiran 8 April 1975 ini mengaku suka mengoleksi pakaian tradisional Indonesia. “Saya koleksi kebaya khas Indonesia banyak banget, mulai kebaya encim sampai kebaya khas ala tampilan wanita Jawa,” ungkapnya. Maudy menambahkan, sejak 1993 hingga sekarang, tiap kali menghadiri acara bernuansa Betawi, dia selalu menggunakan kebaya encim. Makanya, di rumah kebaya encim ibu satu anak ini sudah bertumpuk dan beragam, mulai sisi bahan maupun warnanya.

“Koleksi kebaya encimku sudah banyak. Hampir tidak terhitung, karena bisa mencapai dua lemari pakaian sendiri untuk menyimpan koleksi kebaya itu,” kata wanita berambut panjang ini. Menurut Maudy, kalaupun tidak memilih menggunakan kebaya encim, dia lebih sering memakai busana dengan sentuhan Indonesia lain dalam berbagai kesempatan. Bisa mengenakan tenun ikat, songket, batik dan lain-lain. “Kenapa pakai busana dengan sentuhan Indonesia? Karena saya orang Indonesia, saya pencinta budaya Indonesia. Pokoknya saya Indonesia banget,” tutur wanita berdarah Sunda ini.

Maudy mengaku sudah mencintai dan suka memakai kebaya ataupun kain tradisional sejak dulu. Hanya, intensitasnya menjadi lebih sering saat dia mendapatkan tawaran bermain sebagai Inggit Garnasih dalam film Soekarno. Saat menjalankan perannya, ibu Eddy Maliq Meijer itu tidak pernah absen mengenakan busana tradisional tersebut. “Saat syuting film Soekarno, saya benar-benar bisa melepas rindu untuk mengenakan koleksi kebaya encim saya. Terakhir kali saya memakai kebaya itu saat ikut pemilihan Abang- None Jakarta. Selebihnya saat ada acara formal, saya lebih sering menggunakan kebaya modern,” ujarnya.

Saat memerankan tokoh istri kedua Soekarno, Maudy memang banyak diminta untuk mengenakan kebaya, seperti kala Inggit mendampingi suaminya. Maudy tidak hanya diharuskan memakai kebaya, tetapi juga melengkapi tampilan kebayanya dengan ikat stagen. “Zamannya masih jadi None Jakarta kan harus memakai kebaya. Setelah itu memang tidak pernah pakai lagi sampai dapat tawaran menjadi Ibu Inggit,” kata Maudy. Meski memiliki segudang kesibukan, Maudy mengaku tidak pernah merasa risih saat harus syuting mengenakan kebaya.

“Karena saya sudah terbiasa memakai kebaya, jadi tidak pernah merasa terganggu ataupun risih,” tandasnya. Maudy juga mengaku, lantaran memiliki bentuk tubuh yang besar pada bagian bawah, dia merasa pas bila memakai kebaya berpotongan panjang dan dipadukan dengan bawahan kain karena bisa memperlihatkan siluet tubuhnya.

Aprilia s andyna