Edisi 27-03-2017
Gerindra Usung Puji Jadi Calon Bupati


PURWAKARTA – Rapimcab (rapat pimpinan cabang) DPC Gerindra Purwakarta, sudah bulat mengusung Sri Puji Utami untuk menjadi calon Bupati Purwakarta periode 2018 - 2023.

Meski masih bersifat deklarasi internal yang dihadiri 17 pengurus PAC, namun diyakini keputusan itu tidak akan berubah hingga adanya rekomendasi DPP Partai Gerindra. Bertempat di aula pertemuan Hotel Intan Jalan Basuki Rahmat Purwakarta, sejumlah pengurus hingga enam keterwakilan Gerindra di DPRD Purwakarta mengaku mendukung Puji selaku Ketua DPC Partai Gerindra.

Selain itu diyakini akan mendapat restu dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Suara kami bulat untuk mendukung Sri Puji Utami menjadi Bupati Purwakarta,” tegas Ketua Rapimcab DPC Partai Gerindra Purwakarta, Andri Purwanugraha, seusai acara. Andri menegaskan, dalam waktu dekat dukungan tersebut akan segera dilaporkan dalam Rakorda DPD Gerindra Jawa Barat yang akan digelar di akhir April 2017 mendatang.

“Mekanismenya adalah mengirimkan surat dukungan dari para PAC dan ranting ke DPD Gerindra Jabar yang berisikan nama Sri Puji Utami sebagai calon bupati pada Pilkada Purwakarta 2018,” lanjutnya. Andri pun menjelaskan, untuk memuluskan Puji menjadi Bupati Purwakarta.

Gerindra perlu berkoalisi dengan partai politik lain untuk memenuhi syarat pencalonan di KPUD. “Pastinya kami akan berkoalisi dengan parpol lain. Dan sejak detik ini, kami membuka pintu lebar kepada parpol lain untuk menjalin deal komunikasi politik guna pemenuhan syarat ke KPUD,” paparnya. Andri optimistis, banyak partai politik memiliki visi dan misi yang sama dengan Partai Gerindra dalam prospek membangun Purwakarta ke depan.

“Niat Partai Gerindra adalah membangun Purwakarta ke depan agar lebih baik,” lanjutnya. Menanggapi itu, Ketua DPC Partai Gerindra Purwakarta Sri Puji Utama menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pesta demokrasi mendatang. “Karena ini amanat partai, jadi saya tidak bisa menolak. Ya saya siap maju dalam Pilkada Purwakarta,”kata Puji, kemarin.

Disinggung soal penjajakan koalisi yang dimulai dilakukan partai lain, Puji mengaku tidak perlu menanggapi berlebihan karena langkah yang dilakukan semua partai memiliki alasan untuk melakukan langkah politik, termasuk Gerindra yang bulat memajukan dirinya nyalon bupati. “Kami memiliki hubungan baik dengan semua partai dan membuka lebar partai yang ingin berkoalisi dengan Gerindra.

Tapi untuk bocoran dengan siapa akan berkoalsi kami masih belum bisa tentukan. Yang jelas harus satu misi visi untuk membangun Purwakarta,”kata dia. Sebelumnya, tiga parpol di Kabupaten Purwakarta sudah mulai menjajaki koalisi. Ketiga parpol itu, antara lain Golkar, PAN, dan Hanura. Bahkan, ketiga parpol ini mengusung tema koalisi nasionalis-religius. Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Sarif Hidayat mengatakan, partainya dengan dua partai lain memiliki kesamaan substansi platform untuk menyusun visi Purwakarta 2018 – 2023.

Demi pelaksanaan visi tersebut, dia menyebut perlu dilakukan koalisi besar untuk menjaga stabilitas politik di Purwakarta. “Ya, Golkar, Hanura dan PAN bersepakat untuk menjalin koalisi jelang Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Memang masih ada jeda waktu yang lama, kami akan terus membuka komunikasi dengan partai lain dengan sisa waktu yang ada, semakin besar koalisi ini terjalin, justru akan semakin bagus,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris DPD PAN Purwakarta Ragil Sukamto. Menurutnya, meski belum mendeklarasikan calon, paling tidak, ada kesepahaman di antara tiga partai tersebut meski secara basis massa berbeda. “Kalau Golkar dan Hanura kan punya basis massa nasionalis, kami di PAN memiliki basis massa religius, jadi pas lah ini koalisi nasionalis – religius,” tegasnya.

didin jalaludin