Edisi 20-03-2017
Pemko Akan Revitalisasi Tujuh Taman Kota


MEDAN - Untuk memaksimalkan fungsi taman kota, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pertamanan dan Kebersihan akan merevitalisasi tujuh taman kota di Kota Medan yakni Taman Gajahmada, Teladan, Beringin, Lapangan Merdeka, Ahmad Yani, Cadika, dan Helvetia.

Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni mengungkapkan, revitalisasi tujuh taman kota itu selain menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), juga untuk membuat Kota Medan lebih bersih, indah dan terang. “Selain berfungsi sebagai RTH, taman juga dapat memperindah wajah kota menjadi asri. Di tengah pembangunan infrastruktur di kota metropolitan ini.

Taman juga memiliki fungsi estetika dan sosiologis,” ungkapnya usai mengikuti diskusi Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Stakeholder Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Jumat (17/3/) di Taman Ahmad Yani, Medan. Kata M Husni, revitalisasi tujuh taman kota itu akan dilakukan secara bertahap dimulai pada 2018 mendatang. Diharapkan, dengan direvitalisasinya tujuh taman kota itu akan membuat perwajahan Kota Medan menjadi lebih natural.

Tidak hanya itu, ke tujuh taman kota itu juga diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat Kota Medan untuk menikmati akhir pekan bersama keluarga. “Taman-taman itu bisa menjadi sarana publik bagi masyarakat Kota Medan dan tidak menutup ke-mungkinan dapat menjadi destinasi wisata kota,” ujarnya. Di sisi lain, M Husni menyebutkan, melalui forum SKPD tersebut, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan mendapatkan banyak masukan terkait rencana revitalisasi tujuh taman kota tersebut.

Di antaranya, masukan tentang penambahan pohon di seluruh taman yang akan direvitalisasi tersebut. Namun sayang, M Husni belum mau berkomentar terkait anggaran yang akan digunakan dalam merevitalisasi seluruh taman kota tersebut. “Masukannya berupa jenis pohon apa yang cocok ditanam dan bermanfaat untuk kondisi cuaca di Medan. Masukan-masukan itu akan sangat berarti bagi kami saat merevitalisasi seluruh taman tersebut,” ucapnya.

Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDIP Roby Barus menilai rencana revitalisasi tujuh taman kota di Kota Medan itu hanya membuang anggaran. Mengingat tamantaman tersebut masih terlihat bagus dan layak. Sementara, Roby Barus mengatakan, masih ada masalah lain yang harus dibenahi seperti masalah infrastruktur dan masalah penertiban reklame.

“Kenapa anggarannya tidak dialihkan saja untuk menertibkan taman reklame yang masih berserakan di Medan. Saya rasa, taman reklame itu yang harus direvitalisasi bukan taman kota itu,” ungkapnya. Roby Barus menambahkan, Pemko Medan seharusnya bijak dalam menggunakan anggarannya dan jangan sekadar latah mengikuti kebijakan kota-kota lain di Indonesia. “Soalnya, masalah infrastruktur kita saja belum beres. Kenapa harus taman yang mau dibenahi,” tandasnya.

dicky irawan