Edisi 11-01-2017
Pembobol Bagasi di KNIA Kembali Beraksi


DELISERDANG-Pembobol bagasi di Bandara Kualanamu (KNIA) kembali beraksi. Kaliini yang menjadi korban adalah Yoana Rangkuti, penumpang pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan OD 322 rute Kuala Lumpur-Kualanamu.

Warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Percut Sei Tuan,Kabupaten Deliserdang ini mengaku kehilangan dua pasang sepatu sport senilai Rp2 juta lebih dari dalam kopernya. Yoana sempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan Bandara Kualanamu, namun hasilnya kurang memuaskan. Pihak maskapai terkesantidakbertanggungjawab atas pembobolan koper miliknya saat dititip di bagasi pesawat.

Akibat tidak ada respons atas kehilangan itu, Yoana resmi membuat laporan ke Polsek Beringin, Selasa (10/1). Yoana mengetahui barangbarangnya dicuri dari dalam koper saat melihat segel koper rusak pada Senin (9/1) malam. Setelah dicek, ternyata dua pasang sepatu baru miliknya senilai Rp2 juta lebih tidak ada lagi di dalam koper. Aiport Duty Manager KNIA, Baiquni Sudrajat, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Malindo Air. “Masih kami mediasi dan lapor kepada petugas avsec dan petugas ground handling pengawas bagasi agar nanti CCTV dicek bersama-sama,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/1).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Beringin, Ipda Jones Sianturi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sindikat pembobol bagasi penumpang di Bandara Kualanamu. “Untuk sementara ini kasusnya masih dalam penyelidikan kami dan telah memanggil pihak pengelola bagasi maskapai Malindo Air di Bandara Kualanamu,” ujarnya.

Diketahui, kasus pencurian bagasi barang milik penumpang di Bandara Kualanamu pernah terungkap pada Oktober 2015. Saat itu korban menumpangi maskapai Lion Air tujuan Jakarta. Lalu pada bulan Januari 2016, korban menumpangi maskapai Lion Air tujuan Pekanbaru dan korban lainnya menumpangi maskapai Sriwijaya tujuan Padang.

M andi yusri