Edisi 27-03-2017
Persib-PSMS Medan Tanpa Gol


MEDAN – Duel klasik yang terjadi dalam laga persahabatan antara Persib Bandung dan PSMS Medan di Stadion Teladan, Sumatera Utara, berakhir imbang 0-0, kemarin.

Penonton dan kedua tim harus puas melihat duel ini berakhir imbang. Kedua tim tampil agresif untuk menciptakan gol. PSMS sedikit bermain keras, sesuai gaya tradisionalnya, rap-rap. Beberapa kali benturan terjadi sehingga wasit kerap meniup peluit. Kendati berasal dari kasta yang lebih bawah, PSMS bisa mengimbangi permainan Persib. Sedangkan, Persib Bandung yang terlihat mendominasi permainan, namun tetap kesulitan untuk menjebol gawang PSMS. Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tercipta.

Kendati banyak peluang yang dapat menghasilkan gol bagi kedua tim. Pertandingan ini disaksikan kurang lebih 30.000 penonton untuk menyaksikan keahlian dan kelebihan para pemain muda dan berpengalaman. Pelatih kepala menurunkan para pemainnya dengan skema permainan 4-4-2 untuk PSMS Medan dan 4-4-3 menjadi formasi daya gedor Maung Bandung.

Pada pertandingan yang disaksikan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Sumut itu, PSMS membuka peluang di menit 10. Tetapi, heading Choirul Hidayat, digagalkan kiper Persib, M Natsir. Selanjutnya jual-beli serangan terjadi. Menit 22, peluang Persib gagal berbuah gol, bola menyamping ke sisi kiri gawang kiper Abdul Rohim.

Permainan keras yang diperagakan tim berjuluk Ayam Kinantan—julukan PSMS Medan harus berbuah kartu kuning bagi kapten PSMS Legimin Rahardjo di menit 25 babak pertama. Tim Persib besutan Pelatih Djadjang Nurdjaman yang ngotot merobek jala gawang PSMS nyaris berhasil, sayangnya, kapten Persib, Atep gagal melesakkan gol di menit 32. Giliran pemain tengah Persib, Dedi Kusnandar gagal memaksimalkan serangan, bola yang dilesakkannya menyamping ke sudut kanan gawang PSMS Medan, Babak pertama berakhir 0-0.

PSMS yang langsung tampil menyerang hampir berpeluang mengubah kedudukan di menit ke dua babak kedua (menit 47). Striker Dwi Chandra Rukmana yang lolos dari penjagaan pemain belakang Persib berhasil menggiring bola ke arah gawang lawan, tapi bola yang menggelinding cepat gagal dikejar dan berhasil diamankan kiper Persib. Derasnya pola penyerangan PSMS membuat pelatih Djadjang Nurdjaman melakukan dua pergantian pemain menit ke 50, Agung Mulyadi keluar digantikan Tantan, sementara Vladimir Vujovic masuk menggantikan Wildansyah.

Satu menit berselang, Stadion Teladan bergemuruh ketika umpan silang dilesakkan Dedi Kusnandar ke kotak penalti gawang Peraib, namun, Dwi yang berlari gagal menyambut umpan crossing tersebut. Menit 54, Suhandi mencoba shooting langsung, dengan cekatan kiper Persib menghentikan laju bola ke gawangnya, Persib yang membangun serangan hampir mengubah kedudukan, sayangnya tembakan Vladimir dihadang pemain belakang PSMS.

Selanjutnya, shooting Kim Jeffrey Kurniawan digagalkan kiper PSMS. Atep juga gagal melesakkan gol pada menit 65, memanfaatkan bola umpan crossing, tembakannya melambung di atas mistar gawang PSMS. Pemain PSMS, pemain belakang PSMS Derry Erlangga, memanfaatkan bola liar, tapi tembakannya menit 67 dihalau kiper Persib.

Kapten PSMS Legimin Rahardjo sempat ditandu ke luar lapangan menit ke 70 setelag berbenturan dengan pemain Persib, namun pemain senior tersebut kembali masuk bertanding, Menit 83, PSMS baru melakukan pergantian dua pemain sekaligus, I Wayan Eka, pemain gelandang dan Imam Baihaqi striker masuk menggantikan Legimin dan Dwi yang memang sebelumnya sempat dirawat di dalam lapangan karena cedera. Kiper PSMS kembali berhasil menghalau bola tembakan pemain Persib menit 84.

Dua menit berselang, tendangan bebas hasil handsball pemain PSMS gagal dimanfaatkan Persib. Shooting keras Vladimir melenceng. Pertandingan berakhir tanpa gol Usai pertandingan, Mahruzar Nasution memuji kedisiplinan timnya. Kendati kalah untuk kemampuan individu dengan sejumlah pemain Persib, tetapi kedisiplinan pemain membuat serangan Persib tidak berbuah gol. “Anak-anak disiplin posisi.

Memang kalah skill, tapi dengan disiplin, serangan persib berhasil dibendung. Ini awal bagus bagi persiapan tim jelang Liga 2 PSSI 2017,” ucapnya. Memang masih banyak yang perlu dibenahi, seperti transisi positif setelahSMS berhasil merebut bola kata Mahruzar. “Attacking kita kurang berkembang, itu yang akan kami evaluasi,” ujar Mahruzar yang juga memuji animo luar biasa masyarakat Medanada pertandingan tersebut. “Ini harapannya sebagai momentum kebangkitan dukungan masyarakat bagi PSMS,” ungkapnya.

Melalui sambungan telepon, Manajer Persib Bandung juga memuji performa PSMS Medan. “PSMS kompak. Saran saya PSMS lebih banyak uji coba dengan tim besar seperti Persib,” ucapnya. Soal kegagalan Persib melesakkan gol ke gawang PSMS Medan, menurut Umuh bukan masalah. “Kedatangan Persib tujuannya menghibur masyarakat Medan, sekalian pelatih memberi kesempatan terhadap pemain muda Persib,” pungkasnya.

syukri amal/ inin nastain