Edisi 20-03-2017
Sekjen KPU RI Disomasi


PALEMBANG- Sekretaris Ko - misi Pemilihan Umum (KPU) RI disomasi oleh salah satu calon sekretaris KPU Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

Somasi tersebut dilayangkan lantaran setelah lelang jabatan berlangsung, KPU RI tidak memilih satupun dari tiga ca - lon yang telah melewati ta ha - pan yang telah dilaksanakan. Somasi itu disampaikan langsung kepada Sekretaris Jendral (Sekjen) KPU RI Arif Rahman Hakim, oleh salah satu calon Sekretaris KPU Sum sel Cik Ujang Effendi me - lalui tim pengacara yang ter - gabung dalam SHS Law Firm, SofhuanYusfiansyah, kema rin. Kepada wartawan, Sofhuan mengatakan, pihaknya telah mengirimkan berkas somasi tersebut langsung kepada Sekretariat Jendral KPU RI.

“Kami telah mensomasi Sekjen KPU RI, lantaran tidak memilih satupun dari tiga orang calon sekretaris KPU Sumsel yang telah melewati tahapan seleksi. Somasi itu juga kami tembus - kan ke Ombudsman RI, Men - pan-RB, Komisi Aparatur Sipil Negara dan Komnas Ham,” kata Sofhuan. Menurut dia, Sekjen KPU RI telah mengeluarkan surat de - ngan Nomor 80/SJ/I/2017 perihal Proses Seleksi Terbuka Sekretaris KPU Provinsi Sum - sel, yang isinya menolak tiga calon yang telah melewati tah a - pan seleksi.

“Klien kami bapak Cik Ujang, telah melewati tahapan demi tahapan lelang terbuka jabatan sekretaris KPU Sum - sel. Bahkan beliau memiliki skor tertinggi dan harusnya menjadi prioritas utama untuk dipilih dan ditetapkan sebagai sekretaris KPU Sumsel,” ujar Sofhuan. Dia mengatakan, setelah cukup lama dinantikan, KPU RI justru mengeluarkan surat yang isinya, bahwa telah terjadi kebocoran hasil panitia seleksi (pansel) pengusulan calon sekretaris KPU Sumsel.

“Ini agak aneh, kebocoran yang dimaksudkan oleh KPU RI itu perlu penjelasan. Dan kami sangat tersinggung dengan adanya tuduhan di poin kedua yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak meme nu hi kriteria terkait integritas, etika dankompetensi,” imbuh nya. Sofhuan menambahkan, tuduhan terkait integritas, etika dan kompetensi telah mencemarkan nama baik klien nya.

“Bahkan terkesan kuat sebagai dugaan fitnah dan atau tuduhan kepada pihak klien kami, jika KPU RI tidak melampirkan berita acara, atau dokumen tertulis hasil kons ul - tasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara dan metode uku - ran nilai integritas, etika dan kompetensi seperti yang dise - butkan,” paparnya lagi. Yang paling penting, kata Sofhuan, KPU RI segera mene - tapkan dan melantik Cik Ujang sebagai Sekretaris KPU Sum - sel.

“Karena klien kami selain me menuhi kriteria, juga men - da pat skor tertinggi dalam pro - ses lelang yang telah ber lang - sung,” tandasnya. Anggota tim pengacara Cik Ujang lainnya, Arya Aditya menambahkan, tidak ada aturan mengenai pembatalan lelang jabatan yang telah di - laku kan. Sebab, menu rutnya, Peraturan Menteri Pem ber - dayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan- RB) No.13/2014 tentang Tata Cara Pengelolaan Jabatan Pim pi - nan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pe me rintah Tidak Mengatur Pe mbatalan Jika TelahDilakukanLelang.

“Anehnya, sekretaris KPU RI telah mengeluarkan surat pembatalan dan mengusulkan untuk melakukan lelang ulang,” kata Arya. Dia menjelaskan, artinya sekretaris KPU RI telah men g - abaikan kerja dari tim pansel, hingga seluruh proses seleksi yang telah dilakukan dalam lelang. “Ada dana pemerintah yang dikeluarkan, bahkan dalam prosesnya juga peserta lelang mengeluarkan materi dan kerugian waktu untuk mengikuti tes,” pungkas dia.

muhammad uzair