Edisi 27-03-2017
PT Pos Buka Layanan di Floating Market


BANDUNG BARAT – PT Pos Indonesia meluncurkan sejumlah inovasi layanan dengan menggandeng objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yakni Floating Market, kemarin.

Produk yang diluncurkan seperti Perahu Pos, prangko prisma, outlet PT Pos dan sejumlah produk yang ditempatkan di sejumlah titik wahana wisata yang memiliki luas lahan 11 hektare tersebut. Sekretaris perusahaan PT Pos Indonesia (persero) Hairul Syafiudin menuturkan, melalui kerja sama itu, PT Pos mencoba mempromosikan sejumlah produk salah satunya prangko prisma.

Di mana masyarakat dapat mengabadikan kegiatan wisatanya ke dalam sebuah prangko yang memiliki fungsi sama seperti prangko biasanya. Produk lainnya yang dikerjasamakan mulai dari layanan jasa pengiriman surat, paket, jasa layanan pembayaran dan layanan produk lainnya. Hairul menilai, kerja sama dengan Floating Market adalah pilihan tepat. Floating Market dinilai objek wisata cukup terkenal di Bandung raya dengan segmentasi pengunjung masyarakat bawah hingga kelas atas.

“Jadi kami ingin mem-branding- kan kembali produk kita. Apalagi saya lihat di sini banyak generasi milenia, di mana cara belanjanya banyak melalui media online, sekarang kami posisikan adalah untuk meraih apa yang digunakan anak muda sekarang,” katanya. Untuk itu, selain memperkenalkan produk PT Pos di sejumlah lokasi wisata, PT Pos juga melakukan kerja sama dengan sejumlah layanan belanja online, di antaranya dengan laman e-commerce seperti Lazada, Tokopedia dan lainnya.

“Terutama dengan Lazada, kami sudah melakukan kerja sama, sudah mulai project di Jakarta kemudian nanti di Surabaya dan nanti secara nasional untuk kerja sama belanja online ini. Support distribusinya akan melalui kami,” katanya Untuk di wahana wisata Floating Market sendiri, pihaknya mencoba mem-branding produk yang telah dimiliki PT Pos saat ini.

Salah satunya dengan cara menempelkan iklan produk di sejumlah wahana wisata di Floating Market, seperti di perahu wisata, kereta api, rainbow garden dan sejumlah wahana lainnya. Selain itu, pihaknya pun menyediakan sebuah outlet untuk jasa layanan pengiriman surat, wesel, dan jasa layanan pengiriman lainnya. Diakui dia, saat ini, PT Pos memiliki jaringan 4. 500 kantor di Indonesia.

Sedangkan untuk jumlah titik layanannya (point of sales) mencapai 24. 410 titik berbentuk Kantor Pos. Sementara untuk agen mencapai 11. 835. “Dengan jaringan yang sangat luas ini, Kantor Pos merupakan media yang sangat strategis menjual dan atau mendistribusikan barang atau jasa. Kami memiliki jaringan yang di-decanted, sistem distribusi, track and trace, dan ketepatan serta harga yang kompetitif,” terang Hairul. Pemilik Objek Wisata Floating Market Perry Tristianto mengaku bangga bisa bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Pihaknya berharap dengan jalinan kerja sama ini bisa mengangkat kembali kejayaan PT Pos Indonesia sebagai salah satu perusahaan negara di bidang layanan jasa pengiriman dengan jaringan terluasnya. Setiap akhir pekan, kata dia, tidak kurang dari sekitar 5.000 pengunjung memadati objek wisata dengan wahana wisata unggulannya air dan kuliner ini. Pada libur akhir pekan kali ini, Floating Market menargetkan kenaikan pengunjung bisa mencapai 40%.

nur azis