Edisi 20-03-2017
Seminggu, Enam “Pemain” Narkoba Dicokok Polisi


PALEMBANG - Kejahatan nar - ko ba kian merajalela di Sumatra Se latan khususnya Kota Palem - bang. Buktinya, dalam kurun waktu satu minggu, polisi ber - hasil mengamankan enam orang yang diduga pelaku kejahatan narkoba.

Dari penangkapan yang dila - ku kan Direktorat Reserse Nar - koba Polda Sumsel ini berhasil diamankan barang bukti seba - nyak 250 butir pil ekstasi serta sabu sebanyak 20,57 gram. Sedangkan keenam tersangka yang berhasil diamankan, yaitu Neti Amsah, 23; Pendi, 24; Mei - dian Ardiansyah, 33; Leo Candra, 23; Pauzi, 23; dan Sidarni alias Dori, 24.

Ditemui saat gelar ter - sangka dan barang bukti di Polda Sumsel, Minggu (19/3), salah satu ter sang ka Pendi mengaku barang bukti ekstasi sebanyak 150 butir tersebut bukanlah mi - liknya melainkan milik seseorang yang di titipkan di loket untuk se - lanjutnya diambil. Sementara rekannya, ter - sang ka Leo mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil temuan seorang rekannya di ka - wasan SMA 11 Pakjo Palembang.

“Katanya nemu, kemudian dititipkan di sini untuk menunggu orang yang akan membelinya dan itu akan dijual seharga Rp40 juta. Tapi belum diambil, kami sudah digere - bek terlebih dahulu,” te rangnya. Kasubdit III Direktorat Reser - se Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa menjelaskan, ke - enam tersangka yang berhasil diamankan tersebut merupakan hasil penangkapan dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

“Ke - enam tersangka diamankan dari tiga tempat lokasi yang berbeda dan terdiri dari tiga laporan (LP),” jelasnya. Ketiga lokasi tersebut, adalah Desa Bunga Karang, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyu - asin dan Jalan Jenderal Sudirman persisnya di samping Sekolah Baptis, Kecamatan Kemuning, serta di Jalan SMB II tepatnya di lo ket Bus AKAP Arya Prima Kelurah an Suakajadi, Kecamatan Sukarami.

“Untuk di lokasi pertama, kita berhasil mengamankan dua orang tersangka sepasang laki-laki dan perempuan yakni Neti dan Pendi dengan barang bukti sebanyak 0,47 gram sabu,” terangnya. Selanjutnya, dikatakan Syah - ril, di lokasi kedua pihaknya ber - hasil mengamankan seorang ter - sangka yakni Meidian Ardian - syah dengan barang bukti seba - nyak 100 butir pil ekstasi warna hijau tanpa logo.

“Dan baru di lokasi terakhir atau ketiga, kita berhasil meng - amankan sebanyak 150 butir pil ekstasi warna cokelat bentuk kerang dari tiga orang tersangka dan itu berada di sebuah loket Bus AKAP,” ungkapnya. Terkait keberhasilan ungkap kasus tersebut, masih dikatakan Syah ril, pihaknya pun akan se - gera melakukan pengembangan dengan mencari pemasok mau - pun sumber barang bukti terse - but berasal.

“Rata-rata mereka ini hanya kurir sehingga ada yang menyu - ruh atau bandarnya, karena itu kita akan lakukan pengemba - ngan untuk mencarinya dan salah satunya yakni bisa melacak de - ngan IT melalui barang bukti ponsel milik para tersangka yang berhasil kita amankan juga,” tuturnya. Akibatulahnya tersebut, Syah - ril mengatakan, para tersangka yang berhasil diamankan akan dijerat Pasal 114 dan 112 Un - dang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

agus rizal