Edisi 27-03-2017
Tahun Ini Pemkot Perbaiki 1.035 Rumah


BANDUNG – Pemkot Bandung berencana memperbaiki 1.035 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) pada tahun ini.

Dana sebesar Rp25 miliar dari APBD Kota Bandung disiapkan untuk melancarkan proses perbaikan rumah warga kurang mampu itu. Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Nunun Yanuarti menyebutkan, perbaikan rutilahu tahun ini merupakan kelanjutan dari program 2014-2016, yang melakukan perbaikan 3.045 unit rutilahu.

“Anggarannya bisa dari berbagai macam sumber, baik itu APBD Kota, APBD Provinsi, APBN maupun CSR. Tahun ini, dari APBD Kota sudah dianggarkan sebesar Rp25 miliar untuk memperbaiki 1.035 unit rutilahu,” ungkapnya kepada wartawan kemarin. Menurut dia, alokasi yang diberikan untuk perbaikan rutilahu tidak dipukul rata. Tergantung pada tingkat kerusakan rumah tersebut. Kerusakan ringan dipatok Rp5 juta/unit, kerusakan sedang Rp10 juta/unit, dan maksimum untuk kerusakan berat sebesar Rp15 juta/unit.

“Tiap tahunnya kami menargetkan perbaikan tergantung anggaran yang tersedia. Karena untuk rutilahu ini kan hanya stimulant, bukan memperbaiki total,” katanya. Nunun bercerita, di lapangan masyarakat yang akan mendapat bantuan perbaikan rutilahu sering kali berinisiatif membongkar sendiri bangunannya sebelum petugas datang. Padahal menurut perkiraan petugas, rumah itu tidak harus dibongkar semua karena kerusakannya tidak terlalu parah.

“Di sinilah perlunya kami sosialisasi lebih gencar lagi agar tidak terjadi hal serupa. Karena kan petugas bisa menilai kerusakan rumah itu termasuk kategori mana untuk kemudian kami menyalurkan bantuan sebagai stimulasi agar terjadi swadaya masyarakat,” beber Nunun. Dia menerangkan, pada 2015, pihaknya pernah mengadakan identifikasi kebutuhan perbaikan rutilahu dengan menggandeng konsultan. Dari identifikasi itu muncul data kebutuhannya sekitar 1.300 unit rumah per tahun.

fauzan