Edisi 20-03-2017
Ranperda Kepling Diparipurnakan


MEDAN – Genap setahun sejak Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan Kota Medan dibahas April 2016 lalu, akhirnya akan diparipurnakan pada Senin (20/3).

Lambatnya pengesahan Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan berasal dari inisiatif dewan itu bukan tanpa alasan. Soalnya di tengah perjalanan pembahasan ranperda tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan meminta Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan memasukkan masalah lingkungan ke dalam pembahasan ranperda tersebut.

Ketua Pansus Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan Roby Barus mengungkapkan, walau pembahasan ranperda itu terkesan lama, tapi pihaknya me-mastikan hasil ranperda maksimal. Roby Barus memastikan Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan siap disahkan lewat rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan hari ini. “Kita mulai pembahasannya pada April 2016.

Tapi di tengah jalan, pemko minta agar masalah lingkungan juga dimasukkan ke dalam Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling ini. Maka pembahasan ranperda ini agak lama,” ungkapnya, Minggu (19/3). Roby Barus menambahkan, ada beberapa hal krusial yang telah dibahas dan ditetapkan dalam Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan itu, di antaranya umur seorang kepala lingkungan telah ditetapkan minimal berusia 23 tahun dan maksimal 55 tahun, pendidikan minimal sekolah menengah atas (SMA), serta tidak boleh double job atau memiliki pekerjaan ganda di pemerintahan.

“Selama ini ada banyak kepling yang juga bekerja sebagai pegawai honorer dan bahkan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemko Medan dan kantor BUMN serta BUMD, membuat kepling itu tidak fokus dalam melayani masyarakat. Dalam perda ini, hal itu tidak diperbolehkan lagi,” ujarnya. Setelah Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan disahkan menjadi perda, Roby Barus menambahkan, seluruh kepling berjumlah 2001 orang itu wajib menaati aturan yang telah ditetapkan dalam Perda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan tersebut.

Roby Barus memprediksi dalam waktu tiga bulan ke depan, setelah ranperda itu disahkan, maka Perda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan sudah bisa diterapkan di Kota Medan. Pemko Medan pun menyambut baik akan diparipurnakannya Ranperda tentang PengangkatandanPemberhentianKepala Lingkungan Kota Medan itu. Sekda Kota Medan Syaiful Bahri mengungkapkan, Ranperda Pengangkatan dan Pemberhentian Kepling merupakan hal positif. Ini adalah langkah baik yang diberikan anggota dewan dalam melayani masyarakat.

dicky irawan