Edisi 20-03-2017
Tarian Gending Sriwijaya Warisan Tak Benda Indonesia


PALEMBANG - Berembusnyawa - cana pembuatan tarian Palem - bang Darussalam mendapatkan apresiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel.

Ke - beradaan tarian baru terebut diharapkan menambah khaza - nah kebudayaan seni tari di Bu - mi Sriwijaya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sum - sel, Irene Chamelyn Sinaga me - nilai, penambahan tarian baru oleh Dinas Kebudayaan Kota Pa - lembang tidak perlu dihubung - kan apalagi disebutkan untuk menggantikan tarian gending Sriwijaya yang sudah ada sejak zaman kesultanan dan sudah menjadi warisan budaya tak ben - da Indonesia.

“Kalau memang ingin mem - buat tarian baru ya silakan saja, apalagi untuk menambah seni budaya tarian malah lebih bagus. Namun, itu tidak ada kaitannya dengan tarian gending Sriwijaya yang sudah ada sejak lama. Pa - lembang juga merupakan bagian dari kebesaran Kerajaan Sriwi - jaya, jadi tidak akan bisa dilepas - kan dari tarian gending Sriwijaya ini,” ulasnya.

Meski nantinya akan ada ta - rian baru, dirinya berharap ja - ngan sampai wacana pembuatan tarian baru Palembang tersebut membuat tarian gending Sriwi - jaya dilupakan atau tidak bisa ditampilkan saat menyambut ta mu kenegaraan yang datang ke Kota Palembang karena diang - gap bukan tarian khas Palem - bang. Apalagi hilang begitu saja, karena tarian ini juga sudah men jadi milik bangsa Indonesia, yang selalu menjunjung tinggi adat istiadat budaya yang ber - sumber pada kearifan lokal.

“Tarian gending Sriwijaya ini bukan hanya milik masyarakat Sumsel ataupun milik Palem - bang saja. Namun ini salah satu budaya Indonesia yang semua orang berhak melestarikannya khususnya pemerintah setem - pat. Ini yang harus kita luruskan, agar semua orang tetap bisa me - lestarikan tarian ini, karena ta ri - an gending Sriwijaya juga meru - pakan salah satu kekayaan bu - daya yang dimiliki bangsa ini,” katanya.

andhiko tungga alam