Edisi 11-01-2017
Cabup Independen Butuh 76.767 KTP


PASURUAN – Genderang pesta demokrasi pemilihan bupati (Pilbup) Kabupaten Pasuruan sudah mulai ditabuh. Seorang calon bupati (cabup) dari jalur independen, Ayi Suhaya, sudah menyatakan tekadnya untuk mendaftarkan diri sebagai kontestan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan Winaryo Sujoko menyatakan, tahapan Pilbup 2018 diproyeksi akan dimulai pada Oktober 2017 dengan dibukanya pendaftaran untuk cabup independen. Berdasar aturan KPU, daerah yang memiliki jumlah penduduk di atas 1 juta jiwa, cabup independen harus mendapatkan 6,5%. “Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan presiden sebanyak 1.181.486 jiwa. Cabup independen minimal harus memiliki dukungan sebanyak 76.767 suara atau KTP masyarakat di 24 kecamatan,” kata Winaryo Sujoko saat audiensi dengan cabup perseorangan.

Menurutnya, regulasi Pilkada 2018 ini mengacu pada Pilkada yang akan berlangsung pada 2017. Pihaknya memprediksi, regulasi tersebut tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan. Termasuk di antaranya mengenai proses pencalonan cabup independen. Mengacu hasil Pemilu 2014, sebanyak empat cabup berpeluang bisa mendaftarkan diri sebagai peserta Pilbup.

Sementara itu, Ayi Suhaya yang berlatar belakang aktivis LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mengungkapkan keseriusannya untuk bersaing dengan cabup petahana Irsyad Yusuf yang telah dicalonkan kembali oleh DPC PKB Kabupaten Pasuruan untuk periode kedua. “Saya siap menggalang dukungan masyarakat sebagai syarat pencalonan cabupindependen.

Masyarakat juga sudah siap memberikan dukungan politiknya secara sukarela,” kata Ayi Suhaya. “Kami akan bekerja keras mendapatkan dukungan masyarakat. Kami memiliki cukup waktu untuk menyerahkan bukti dukungan politik masyarakat sesuai dengan persyaratan pencalonan di KPU,” tandas Ayi Suhaya.

arie yoenianto