Edisi 20-03-2017
Pendukung Arema Dianiaya


MALANG –Salah seorang pendukung klub sepak bola Arema menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan salah seorang suporter Aremania saat tapak tilas Arema digelar kemarin.

Korban atas nama Wahyu Widayanto, warga Kota Batu, menjadi korban pemukulan saat berpapasan dengan iring-iringan Aremania. Wahyu menderita luka di bagian wajah dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Teja Husada, Kepanjen. Sugik Fuad, salah satu rekan korban mengatakan, sebelum kejadian dia bersama korban menghadiri acara ulang tahun MRKC di Stadion Kanjuruhan.

Dalam perjalanan pulang, keduanya berpapasan dengan konvoi Aremania di Jalan Panglima Sudirman, Kepanjen, atau pas di depan minimarket. “Korban menghentikansepedamotornya dan memilih menepi menghindari iring-iringan Aremania dari arah Malang,” katanya. Niat baik mendahulukan peserta tapak tilas Arema yang jumlahnya ribuan masa malah berujung salah paham.

Salah seorang suporter Aremania turun dari kendaraan dan menghadap korban sambil menanyakan korban yang menyaksikan konvoi itu. Sebelum dipukul, korban sempat mengaku sebagai pendukung Arema dan tinggal di Kota Batu. Pengakuan ini tidak digubris. Tanpa ditanya, korban langsung dipukul salah seorang Aremania hingga babak belur. “Saya berusaha melerai namun, juga ikut dipukuli,” ungkapnya.

Sugik mengaku warga yang menyaksikan kejadian ini pun tidak ada yang membantu. Warga baru menolong setelah para pelaku meneruskan perjalanannya mengiringi Piala Presiden yang diarak menuju arah Gondanglegi. Kapolres Malang AKBP Yade Ujung Setiawan membenarkan kejadian ini. “Ya, sudah ada laporan. Kita masih selidiki karena yang bersangkutan (korban) tidak mengenal siapa yang memukulnya,” katanya.

yosef naiobe