Edisi 20-03-2017
Unair Surabaya Akuisisi Akper Gresik


GRESIK – Ekspansi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ke Gresik mulai direalisasikan. Setelah berencana membangun kampus di Gresik Utara, kini kalender akademik 2017 ini, Unair mengakuisisi Akademi Keperawatan (Akper) Gresik.

Kepastian itu didapat setelah tahap terakhir merger kedua kampus itu disepakati antara Pemkab Gresik selaku pemilik dengan Unair Surabaya. Selanjutnya kalender akademik tahun 2017- 2018 Akper Gresik mengubah diri menjadi Program Studi (Prodi) Diploma III Keperawatan Unair Surabaya dengan kampus di Gresik.

Sekretaris Unair Koko Srimulyo mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup M Qosim untuk finalisasi penggabungan Akper Gresik dengan Unair. Tahap terakhir sudah membicarakan fasilitas serta persiapan penyusunan Prodi D III Keperawatan Unair. “Kami menyatakan kampus di Gresik ini juga bagian dari kampus utama Unair Surabaya.

Mungkin bisa disebut kampus E,” ujar dia. Ketua Badan Penjamin Mutu Unair Bambang Sektiari Lukiswanto menambahkan, bila bergabungnya Akper Gresik menjadi bagian Prodi Unair Surabaya ini tidak serta merta. Karena sudah melalui beberapa proses tahapan dengan saling mengadakan kunjungan serta mempelajari secara lengkap dan menyeluruh.

“Beberapa hal perlu diperbaiki di antaranya perbaikan kualitas. Saat ini Akper Gresik terakreditasi B, maka agar kita bisa selaras dengan prodi yang lain di Unair, maka akreditasi harus A,” katanya. Selain persoalan kualitas, lanjut Bambang Sektiari Lukiswanto, percepatan dari akreditasi B ke A harus dilakukan di antaranya melengkapi sarana dan prasarana.

Bahkan, perlu ada perbaikan menyeluruh termasuk menambah jumlah dan kualifikasi dosen. Kualitas dosen juga harus ditingkatkan. Bupati Sambari Halim Radiantomengatakan, bilapenggabungan Akper Gresik menjadi bagian Unair Surabaya itu dalam menuju arah kebaikan.

Karenanya, pihaknya pasrah bongkoan kepada Unair Surabaya. “Saya menurut saja apa yang disyaratkan pihak Unair, terpenting semuanya bisa berjalan baik. Silakan pihak Unair Surabaya membuat memorandum of understanding (MoU), saya siap menandatangani,” ujarnya didamping Wakil Bupati M Qosim.

ashadi ik