Edisi 11-01-2017
Pemerkosa Siswi SMA Diciduk


BOJONEGORO – Pemerkosa anak di bawah umur di kawasan Hutan Turut, Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (8/1) pukul 21.00 WIB, berhasil dibekuk polisi.

Saat ini pelaku dengan inisial A, 22, warga Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, telahdiamankandiruang tahanan Polres Bojonegoro. Menurut Kapolsek Tambakrejo AKP Muhtarom, penangkapan pelaku A berdasarkan laporan seorang warga dari Kecamatan Padangan pada Senin (9/1) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Dia melaporkan tentang kasus persetubuhan yang dilakukan pelaku terhadap putrinya, E, 16, pelajar kelas 10 SMA. Pencabulan itu terjadi pada Minggu (8/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Waktu itu pelaku mendatangi rumah korban dan berpamitan kepada ayah korban untuk diajak ke acara tingkatan sabuk bela diri Pagar Nusa (PN) di Kecamatan Purwosari.

“Rupanya malam itu pelaku tidak mengajak korban ke lokasi yang dimaksud, tetapi malah diajak berputar-putar hingga ke suatu tempat di kawasan Hutan Turut, Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo,” tutur Muhtarom. Setibanya di hutan, korban diajak berhenti dan diancam oleh si pelaku untuk tutup mulut.

Kemudian pelaku berlagak seperti orang kesurupan roh sehingga pada pukul 22.00 WIB terjadilah persetubuhan antara si pelaku dan korban. Setelah puas menyetubuhi korban, sekira pukul 23.30 WIB pelaku mengantar pulang korban dan sempat diketahui kedua orang tua korban. Karena sudah larut malam, orang tua korban hanya menyuruh korban langsung tidur. Malam itu, korban belum berani mengadu.

Baru pada Senin (9/1) pukul 15.00 WIB, korban berani mengadu ke orang tuanya kalau telah diperkosa A di hutan. Setelah mendengar aduan putrinya, orang tua korban langsung melapor ke Polsek Padangan. “Setelah dimintai keterangan lebih lanjut dan mengetahui bahwa tempat kejadian berada di Kecamatan Tambakrejo, akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tambakrejo pada pukul 17.30 WIB, sesuai LP/O1/I/- 2017/RES.BJN/SEK Tambakrejo,” kata Muhtarom.

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Tambakrejo bersama Kanit Reskrim dan anggota lainnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan visum et repertum terhadap korban. Setelah itu, tim Polsek Tambakrejo melakukan penyelidikan dan disusul dengan penangkapan terlapor A di kediamannya di Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.

Selain pelaku, turut diamankan pula handphone jenis Black- Berry, baju kotak-kotak, celana panjang warna hitam, dan celana dalam warna biru. “Saat ini pelaku diamankan di ruang tahanan Polres Bojonegoro untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dan Satuan Reskrim Polres Bojonegoro,” imbuh Muhtarom.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (2) Undangundang No 23/2002 tentang Perlindungan Anak yang diperbaharui dengan Undang-undang No 35/2014.Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun, serta denda paling banyak Rp300 juta dan paling sedikit Rp60 juta.

muhammad roqib