Edisi 20-03-2017
Dipasang 4 Gembok, 166 HP Tetap Raib


PONOROGO– Empat buah gembok berukuran besar yang dipasang di pintu toko tak membuat kawanan pencuri kesulitan melakukan aksinya.

Buktinya, Toko Sabar Jaya tetap kehilangan 166 telepon seluler berbagai merek. Perampok menyambangi sebuah gerai telepon seluler di Kecamatan Jetis, Ponorogo, Sabtu (19/3) dini hari. Sebanyak 166 buah telepon genggam seri terbaru dikuras dari etalase toko itu. Kejadian pertama kali diketahui pegawai Toko Sabar Jaya, Vela Manasari, 23, dan Amindra Pratama, 20, saat akan membuka pintu toko tersebut sekitar pukul 07.00 WIB.

Kedua karyawan toko mengaku terkejut mengetahui pintu sudah rusak. Empat gembok di empat titik di pintu itu sudah hilang, tapi pintu masih dalam keadaan tertutup. “Setelah membuka pintu dan masuk ke dalam ternyata banyak handphone yang hilang. Semua yang di etalase hilang, etalase juga rusak,” ungkap Vela, kemarin. Dari pemeriksaan polisi, sebanyak 166 unit ponsel berbagai merek hilang.

Total nilainya diperkirakan mencapai Rp175 juta. Rinciannya ponsel merek Nokia hilang 13 unit, Xiaomi hilang enam unit, Asus empat unit, Evercoss 45 unit, dan Samsung 20 unit. Selain itu, ponsel dengan merek Oppo juga raib 32 unit, Lenovo dua unit, Advan 16 unit, Vivo delapan unit, Smartfren tujuh unit, Huawei 13 unit, dan uang tunai sebesar Rp300.000 berhasil juga dikuras perampok.

“Diperkirakan aksi tersebut terjadi pada malam hari. Kondisi toko gelap dan pada malam hari tidak ada penjaga malamnya. Di situ juga tidak terpasang alat CCTV,” ungkap Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Sudarmanto. AKP Sudarmanto menambahkan, saat ini tim buru sergap dari Satreskrim Polres sudah diterjunkan menyelidiki kasus ini, selain tim olah tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah memeriksa lokasi pencurian.

“Kita belum bisa menyebut ini dilakukan kelompok atau satu orang, tapi yang jelas anggota sudah melakukan perburuan terhadap pelaku,” ujarnya. Selain pencurian 166 ponsel ini, sekitar dua pekan lalu, juga terjadi perampokan di gudang produk Unilever di Kecamatan Babadan.

Pada kejadian itu diperkirakan pelakunya mencapai enam orang dengan mengendarai sebuah mobil berwarna hitam. Berbagai barang elektronik bernilai jutaan rupiah digondol kawanan perampok. Sampai saat ini pelakunya juga belum tertangkap.

dili eyato