Edisi 20-03-2017
Hari Ini Parkir Zona Resmi Berlaku


SURABAYA – Parkir zona resmi berlaku hari ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menentukan 10 kawasan untuk penerapan parkir sistem baru ini.

Berdasarkan Perda Nomor 1/2009 tentang Penyelenggaraan Perparkiran dan Retribusi Parkir, tarif untuk parkir zona akan lebih tinggi dari biasanya (lihat tabel ). Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Tranggono Wahyu Wibowo mengatakan, sosialisasi atas penerapatan sistem parkir zona sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Selain menginformasikan melalui radio, pihaknya juga sudah menyebar 3.000 lembar leaflet ke masyarakat. “Kami kira masyarakat, pengguna parkir sudah tahu. Sebab, sosialisasi sudah kami lakukan jauh hari. Walau begitu, sosialisasi akan terus kami lakukan. Di hari pertama besok (hari ini), kami juga akan menyiagakan beberapa petugas di 10 kawasan itu,” kata Tranggono, kemarin.

Dia menyadari, sosialisasi ini penting dilakukan agar masyarakat tidak terkejut bila mendapati parkir di 10 kawasan yang telah ditentukan tarifnya telah naik. “Tujuan utama penerapan parkirzonainisebenarnya bukan profit (keuntungan), tetapi lebih pada penataan terutama untuk parkir TJU,” katanya.

Dia menyampaikan, selama ini pengguna jalan masih sering parkir sembarangan di TJU sehingga sering berimbas pada kemacetan. Karena itu, pihaknya merasa perlu melakukan penataan melalui sistem parkir zona tersebut. “Harapan kami parkir tepi jalan umum menjadi berkurang,” tuturnya. Untuk mengantisipasi oknum juru parkir tak bertanggung jawab, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan memberikan rompi khusus.

Yakni rompi dengan warna merah dan biru. Rompi ini berbeda dengan yang dikenakan juru parkir di luar parkir zona. “Karcisnya juga kami bedakan. Warna karcisnya merah dan sudah tercantum tarifnya. Jadi tak bisa diakali,” ujarnya. Karena keterbatasan personel, Tranggono mengakui bahwa Dishub Surabaya tidak memungkinkan untuk selalu mengawasi seluruh lokasi Parkir Zona di Surabaya.

Karena itu, Tranggono mengharapkan partisipasi masyarakat Surabaya dalam melaporkan pelanggaran- pelanggaran oleh jukir di lokasi parkir lain dengan alasan penerapan tarif Parkir Zona. Untuk diketahui, beberapa hari lalu, praktik pelanggaran dilakukan oleh oknum jukir di Jalan Jawa. Yakni dengan memungut tarif tinggi sebagaimana tarif parkir zona. Padahal saat itu parkir zona belum berlaku.

Tak hanya itu, Jalan Jawa juga tidak termasuk dalam 10 kawasan yang ditetapkan sebagai parkir zona. “Untuk kasus jukir nakal di Jalan Jawa sudah kami tindak. Kartu Tanda Anggota (KTA) jukir bersangkutan langsung kami dicabut,” kata Tranggono. Sementara itu, sejumlah masyarakat menanggapi beragam pemberlakuan parkir baru tersebut. Sebagian menerima, namun tak sedikit pula yang keberatan.

“Sebenarnya tidak masalah parkir naik, tetapi sering kali jukir kadang masih meminta lebih (melebihi tarif yang tertera pada karcis). Nah , yang seperti itu juga harus ditertibkan oleh Dishub sehingga pelanggan tidak dirugikan,” tukas Idam Kholid, salah seorang pelanggan parkir.

ihya ulumuddin