Edisi 21-04-2017
Penggiat Seni Kenang Serampang XII


PERBAUNGAN – Penggiat seni mengenang Tari Serampang XII dengan menggelar pentas seni di Gelanggang Olah Raga (GOR) Istana, Tanah Serampang XII, Jalan Sultan Serdang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Dalam pentas seni ini ditampilkan Sinar Budaya Group, Orkes Melayu Zulbahqi, Sanggar Seni Budaya Sinar Serdang, Bale Marojahan, Rumah Kreasi Pemuda dan Sanggar Seni Sergai Etnik. Pentas seni yang berlangsung Rabu (19/4) malam ini diisi dengan tarian Melayu, seperti Tari Lenggak Mak Inang dan Tari Melayu Raya, Tari Zapin Medanku Sayang, Tari Silat Podang, Tari Multi Etnis Inovatif, Tari Wayang Orang, puisi Kolaborasi Act Painting, orasi budaya, serta pemutaran film Guru Sauti untuk mengenang pencipta Tari Serampang XII.

Aksi ratusan penari tersebut ditutup dengan ikut sertanya Tengku Mira Sinar, pemangku adat Kesultanan Serdang, bergabung bersama penari Tari Serampang XII. Bupati Sergai Soekirman mengapresiasi kegiatan ini. Dalam kesempatan itu Soekirman menyerahkan cenderamata berupa buku Onderneming van Sergai yang menggambarkan kekayaan alam Sergai melalui perkebunan- perkebunannya kepada pemangku adat Kesultanan Serdang Tengku Achmad Tala’a dan Tengku Mira Sinar serta trofi kepada pemenang lomba lagu langgam Melayu.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat Sergai, di antaranya Kepala Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya Santun Banjarnahor, Kepala Dinas Pendidikan Joni Walker Manik, Asisten II Perekonomian Pembangunan dan Sosial Kaharuddin, serta ahli waris (alm) Sauti Akhiruddin Sauti, Ketua Himpunan Masyarakat Adat (Himasdat) Syaril Matondang, dan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sergai Yunasril. “Acara ini membuktikan adanya semangat kaum muda untuk melestarikan budaya,” ujar Soekirman.

Dia mendorong agar kegiatan ini bisa terus digiatkan ke tingkat yang lebih lagi. Sebab, kegiatan seni budaya dapat menjadi penyemangat dan mengukur diri dan dapat menjauhi penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, T Achmad Tala’a mengaku bangga atas digelarnya pentas seni ini. “Tari Serampang XII dan juga seni budaya Melayu tak boleh hilang dan dilupakan karena arus perkembangan zaman,” ucapnya.

erdian wirajaya