• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Eksekutor Siska Diduga Pelaku Bayaran

Polisi mengidentifikasi pakaian yang dikenakan korban pembunuhan sadis, Fransiska Yopi, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, kemarin.

BANDUNG – Polisi masih mendalami keterlibatan pembunuh bayaran di balik pembunuhan sadis Kepala Cabang Verena Oto Finance Bandung Fransiska Yopi.

Wanita cantik ini dihabisi di Jalan Cipedes Tengah, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (5/8) malam. “Untuk itu (pembunuh bayaran), kita dalami dulu,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul. Untuk mengetahui apakah pelaku seorang pembunuh bayaran akan dibuktikan dari terungkapnya motif pembunuhan sadis tersebut.

“Motifnya kandendam, tapi kita harus telusuri lagi, apakah masalah asmara, pekerjaan, atau keluarga,” ujar Martinus. Polisi masih menyelidiki keterangan 10 saksi yang telah diperiksa. Pihaknya telah melakukan beberapa kali olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan kesaksian baru. Menurut dia, hasil olah TKP dapat menyumbang 60% data untuk pengungkapan kasus pembunuhan Siska.

Namun, dalam kasus ini, dia menilai pelaku memiliki kemampuan mengecoh olah TKP polisi, salah satunya dibuat terencana hingga bisa berpindah dari TKP awal hingga akhir yang berjarak 1 km. Martinus memastikan pembunuhan sadis itu sudah terencana. Pelaku diduga mengenal korban, menentukan waktu eksekusi, termasuk mempersiapkan senjata tajam untuk menghabisi korban dan menghilangkan barang bukti.

“Kalau bukan ada unsur kesengajaan, itu tidak mungkin. Karena, kalau tanpa sengaja pasti ada barang korban yang hilang, tapi ini tidak ada.” Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, kasus pembunuhan Fransiska Yopi mulai menemui titik terang. “Tadi pagi, ada yang datang dan mengaku bahwa dia yang melakukan semua itu,” ujar Ronny, kemarin. Meski demikian, polisi belum mempercayai semua itu dan saat ini pelaku masih diselidiki intensif.

“Pengakuan itu harus diteliti kebenarannya,” ucapnya. Seperti diberitakan, Fransiska Yopi tewas setelah diseret dengan cara dijambak rambutnya oleh dua pelaku yang mengendarai satu unit sepeda motor. Tidak hanya itu, pelaku juga menebaskan goloknya ke kepala korban sebanyak tiga kali. ● okezone

Popular content