• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Kearifan Air Embun

Author: 
RHENALD KASALI Pendiri Rumah Perubahan @Rhenald_Kasali

Jurnal kedokteran Indonesia, Medika, terbitan Agustus ini(2013) menurunkan tulisan empat peneliti dari Poli Obat Tradisional Indonesia RS Umum Dr Soetomo.

Keempat peneliti itu, Arijanto Jonosewojo, Widayat Sastrowardoyo, Nadia Monita, dan Nafdsu M Muna mengkaji secara ilmiah manfaat air embun sebagai ajuvan dislipedemia. Keempat peneliti itu mengkaji manfaat kearifan lokal yang berasal dari orang-orang tua, yang dulu biasa mengembunkan air dengan menggunakan kendi dari tanah liat yang diembunkan pada malam hari sebelum dipakai untuk konsumsi. Memang benar, air merupakan kebutuhan yang tak tergantikan sepanjang kehidupan manusia.

Karena Rumah Perubahan yang saya pimpin sedang menggunakan air embun untuk produksi tempe, kajian ini menarik perhatian kami. Uji coba yang kami lakukan, tempe yang diproduksi menggunakan air embun ternyata memang lebih enak, dan lebih tahan lama. Bahkan, kopi yang kami seduh dengan air embun pun terasa lebih harum. Jadi, penelitian ini melengkapi karya perubahan yang sedang kami lakukan.

Pada bagian lain, belum lama ini sebuah penelitian yang dikeluarkan badan-badan kesehatan dunia menemukan, manusia bisa hidup tanpa makan beberapa hari, namun tanpa air dalam tempo dua hari otaknya bisa melemah dan mati. Jadi betapa kritisnya hubungan antara manusia dan air, apalagi air akan menjadi masalah kedua bagi umat manusia setelah oksigen. Namun, apa yang menarik dari penelitian ini? Saya kira, keempat peneliti itu ingin menunjukkan kepada kita bahwa ternyata air embun adalah “obat”.

 Ia ternyata memiliki khasiat menyembuhkan yang luar biasa, yang bahkan bisa menurunkan kolesterol LDL, yang menjadi masalah bagi sebagian besar orang dewasa. Air embun ternyata mampu mengurangi konsumsi obat karena diserap lebih cepat oleh tubuh. Ia juga bisa mengubah persepsi kita tentang macammacam jenis air serta cara mengonsumsi obat.

Embun Purence

Setelah membaca jurnal itu, saya menjadi lebih senang memberikan berbotol-botol embun kepada teman sebagai hadiah. Tentu saja bukan embun yang ditampung dari atap genting secara tradisional seperti yang dilakukan orang-orang tua dulu, melainkan embun Purence yang diambil dengan teknologi pengembunan.

Lumayan mengobati kegelisahan sanak saudara yang takut makan santan atau gulai di hari raya Lebaran kemarin. Sebab dari kajian keempat dokter itu, mereka menemukan air embun mempunyai khasiat menurunkan lemak jahat dan meningkatkan kadar lemak baik.

Memang benar air mineral yang dipakai untuk menenggak obat simvastatin pada pasien penderita kolesterol tinggi dapat menurunkan kolesterolnya secara statistik bermakna, “namun dengan air embun, ternyata pemakaian obat tidak menyebabkan gangguan fungsi liver, “malah menurunkan kadar SGPT secara bermakna,“ tulis keempat peneliti itu. Kata bermakna itu, dalam statistik berarti “significant”. Mereka mencatat sejumlah keajaiban. Pertama, air embun dapat meningkatkan kadar HDL, aman bagi ginjal, dan tak meningkatkan kadar asam urat darah.

Kedua, embun yang dipakai sebagai media untuk minum obat simvastatin ternyata tidak menimbulkan efek samping yang selama ini ditakutkan para dokter bila digunakan air mineral biasa, yaitu kadar glukosa dalam darah. Air embun ternyata dapat dimanfaatkan sebagai terapi ajuvan untuk menangkal peningkatan glukosa pada pasien yang mendapatkan terapi statin,” tulis keempatnya. Memang simvastatin dipercaya sebagai obat mujarab yang mampu memerangi masalah kolesterol tinggi, tetapi selama ini ia juga dikenal memiliki efek samping yang dapat meningkatkan gula darah sehingga bisa menimbulkan gejala diabetes. Jadi serbasalah.

Nah, air embun ternyata mampu menetralisasi efek samping ini. Embun yang dipakai adalah embun buatan Purence yang dirintis penemu dari Indonesia. Sejak mendapatkan temuan itu, Budhi Haryanto memang tak berhenti melakukan penelitian. Beberapa peneliti asing pernah menunjukkan kepada saya bahwa air embun buatan Budhi memiliki molekul-molekul air yang unik.

Selain bebas mineral (anorganik) yang justru bisa berbahaya bagi orang paruh baya, air embun ternyata mengandung oksigen terlarut dalam jumlah yang signifikan. Soal mineral ini memang sungguh membingungkan. Ada yang mengatakan mineral itu diperlukan oleh tubuh manusia, namun tidak dijelaskan mineral yang mana. Dari literatur-literatur yang saya baca, yang dibutuhkan adalah mineral organik, bukan yang berasal dari tanah (anorganic). Mineral organik itu hanya bisa didapat dari buah-buahan dan sayuran setelah melalui proses fotosintesa.

Lantas, apa makna kandungan oksigen terlarut dalam jumlah besar? Sewaktu saya tanyakan apa makna kandungan oksigen terlarut itu, mereka menyebutkan sebagai anti-aging dan antiwrinkle. Bahkan, ada ahli yang memercayai, oksigen yang tinggi ini bisa membantu proses kerja otak sehingga membuat orangorang yang sedang belajar lebih merasa segar.

Di Atas Negeri Kepulauan

Kajian ilmiah itu tentu menarik untuk terus diikuti, karena kita tinggal di negara kepulauan di lewati garis khatulistiwa. Ini berarti Indonesia adalah negeri yang sangat lembab, yang kaya embun. Embun yang secara alami terbentuk dari proses pendinginan udara di malam hari, menghasilkan sebuah rahasia kesehatan yang maha penting selain keanekaragaman hayati di Nusantara ini! Peristiwa alamiah itulah yang diamati Budhi Haryanto, si penemu Embun Purence yang teknologinya ia patenkan di mancanegara.

Saya sendiri berkeyakinan, teknologi ini dapat menjadi kontribusi penting bagi perubahan peradaban manusia. Apalagi, kita sudah sering mendengar, jalan-jalan di sepanjang pusat ibu kota setiap tahun turun satu sentimeter karena penyedotan air secara besarbesaran dari dalam perut bumi telah menimbulkan lubang besar yang membuat lapisanlapisan tanah di atasnya ambles ke bawah. Di tambah meledaknya populasi Indonesia, maka wajar bila kita perlu merasa cemas terhadap kualitas air konsumsi: Dari air pulalah, generasi-generasi baru Indonesia membentuk watak dan kesehatannya.

Kalau air yang tercemar itu dikonsumsi ibu-ibu yang tengah mengandung, diminum anak-anak sekolah, maka bisa dibayangkan bagaimana merosotnya kualitas hidup bangsa ini. Bagi saya, lebih baik kita rela membayar sedikit lebih mahal, daripada menderita selamalamanya. Air embun ternyata menyimpan banyak rahasia. ●



Popular content