• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Perajin Keteteran Pasok Suvenir

Meski masih sebulan lagi digelar, sejumlah perajin suvenir khas Palembang mengaku keteteran menyiapkan stok untuk ISG.

Nyayu Nurhayati, pemilik usaha kerajinan kain tradisional di Sentra Perajin Songket 35 Ilir menuturkan, waktu yang mereka miliki untuk menyiapkan stok sangat sempit. Karena itu, dia yakin jumlah suvenir yang akan mereka siapkan akan terbatas. “Kemarin kanrencananya di Riau, tahu-tahu dipindah ke Palembang. Kalau seperti itu kanmendadak sekali, jadi susah juga siapkan stok. Persiapannya kan butuh waktu lama,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengaku tetap menyiapkan sejumlah jenis suvenir khusus untuk momen internasional tersebut. Selain sejadah, boneka dengan logo ISG akunya tetap mereka siapkan. Namun demikian, semua barang masih dalam tahap pengerjaan. “Belum ada yang jadi, makanya gaktahu nanti sempat tidak. Paling seadanya,” tutur dia. Menurut rencana awal, sajadah dan boneka ISG itu akan distok hingga 2.000 buah. Namun demikian, karena waktu yang terbatas, dia pesimistis target itu bisa terpenuhi.

“Yang lihatlah nanti, mana yang ada kita jual. Paling sekitar 500, kalau mau 2.000 mungkin sudah tidak sempat lagi,” ujarnya. Menurut Nyayu, dia sengaja membuat suvenir sajadah, kerudung, boneka, dan lainnya menyesuaikan kebutuhan para tamu yang berasal dari negara-negara Islam. Meski tidak sesignifikan ketika SEA Games, mereka berharap ISG bisa mendongkrak penjualan mereka. “Ya mudah-mudahan bisa ramai yang ke sini. Jadi penjualan kami bisa terbantu” harapnya.

Dikatakan Nyayu, selain waktunya yang cukup sempit, selama ini mereka juga mengaku cukup kesulitan memasarkan suvenir ini kepada para tamu. Karena umumnya guide yang membawa tamu ke sentra hanya mendatangi perajin-perajin tertentu. Sementara usaha mereka yang kecil jarang didatangi. “Ya bagaimana, paling kalau nunggu diajak pameran. Kalau tidak ya nunggu kalo-kalo ada yang tertarik mampir,” ujarnya.

Menurut dia, seperti suvenir lainnya, sejadah, dompet, dan jilbab handmade itu akan dijual berkisar di atas Rp100.000. Harga itu juga berlaku untuk boneka ISG. Untuk pemasaran suvenir ini menurutnya masih menunggu kepastian dari pihak Disperindag provinsi. Namun demikian, mereka tetap berharap dilibatkan maksimal dalam event tersebut termasuk misalnya diberi spacedi hotel atau mal mempermudah tamu untuk membeli suvenir khas Palembang. Fikri, perajin lainnya berharap event ISG dapat membantu usaha mereka.

 Karena biasanya penjualan ikut meningkat. Untuk itu pula jelang event tersebut mereka siap menambah suvenir kecil yang mudah dibawa. “Biasanya kalau tamu cari suvenir yang mudah dibawa dan harganya terjangkau. Makanya kita mulai siapkan, seperti gantungan kunci, kipas, dan lainnya dari bahan kain songket,” ucapnya. komalasari

Popular content