• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Saatnya Sop Sodara Dikenal Dunia

Ribuan pelajar mengikuti acara pemecahan rekor MURI makan sop sodara terbanyak di Kabupaten Pangkep, kemarin.

PADA 2011 lalu, masyarakat Indonesia bangga karena dua makanan khasnya, yakni rendang dan nasi goreng dinobatkan sebagai makanan paling lezat di dunia.

Itu berdasarkan survei pemerhati stasiun berita CNN yang dimuat di laman CNNGo. Sulawesi Selatan yang kaya akan aneka jenis masakan juga berpotensi mengenalkan kuliner khasnya ke dunia internasional. Salah satu kuliner khas yang dikenal kelezatannya yakni sop sodara.

“Kami segera meminta Bupati Pangkep mematenkan sop sodara sebagai kuliner khas Pangkep. Kami sendiri mulai mencoba memperkenalkan kuliner ini sampai keluar negeri melalui kegiatan eventinternasional,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Sop Sodara Pangkep (APSOS) Abdul Waris di sela-sela acara pemecahan rekor MURI makan sop sodara terbanyak di Pangkep kemarin.

Acara pemecahan rekor kemarin juga merupakan salah satu upaya mempromosikan sop sodara lebih luas. Menurut Waris, selain cita rasa, salah satu keunikan lain menu yang terkenal dengan kelezatan kuahnya itu, yakni hampir seluruh pengusaha sop sodara memiliki ikatan kekeluargaan. Sop sodara selama ini telah memopulerkan Kabupaten Pangkep di kancah kuliner Tanah Air.

Di Pangkep-lah menu ini pertama kali diperkenalkan puluhan tahun silam. Asal usul dan sejarah sop sodara tidak bisa dilepaskan dari kisah perjalanan hidup penemunya, yakni Abdullah alias Dollahi. Berawal pada 1957, Dollahi yang terlahir di Kampung Sanrangan, Pangkajene, mencoba bekerja sebagai pelayan warung. Saat itu seorang warga Pangkep bernama Subair membuka warung sop daging di Pasar Bambu, Makassar.

Pengalaman sebagai pelayan warung selama tiga tahun membuat Dollahi menimba banyak ilmu, Sehingga pada 1960, dia mencoba mendirikan warung dibantu 14 orang anggota keluarganya. Saat itu dia mencoba bereksperimen membuat sop yang rasanya diharapkan lebih istimewa. Untuk membedakan sop yang dibuatnya dengan sop yang lebih dulu ada, Dollahi membuat terobosan dengan menambahkan aneka bumbu.

Setelah beberapa kali mencoba, ditemukanlah menu sop yang belakangan dikenal luas sebagai sop sodara. Menurut Waris, alasan Dollahi memilih nama sop sodara dimaksudkan agar orang-orang yang datang makan sop di warungnya merasa memiliki ikatan persaudaraan dengan pemilik, pelayan, dan sesama pelanggan warung. “Misi sop sodara itu menghadirkan nilai dan suasana persaudaraan. Sampai ada yang mengatakan sop sodara itu singkatan dari ‘Saya Orang Pangkep Saudara”,” ujarnya tertawa.

Tidak butuh waktu lama, sop sodara langsung menjadi kuliner yang digemari. Saat ini usaha warung sop sodara tersebar di hampir seluruh daerah di Sulsel. Di banyak kota besar di Indonesia, warung sop sodara juga bisa ditemui. Bahkan, ada warga Sulsel yang membuka usaha sop sodara di Malaysia dan Arab Saudi.

Di bawah kendali APSOS, kuliner sop sodara semakin berkembang. Sedikitnya untuk daerah Sulsel saja, warung sop sodara mencapai 100 buah. Sajian sop sodara cukup beragam dan dapat dipilih sesuai dengan selera konsumen. Saat memesan, orang boleh memilih bagian daging, hati, atau paru. Boleh juga campuran ketiganya. Kekhasan kuliner ini terletak pada kuahnya. Pada kuah terdapat bihun dan kacang tanah yang telah dihaluskan. Aromanya terasa sedap lantaran aneka rempah bercampur dalam kuah kental tersebut.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sop Sodara (APSOS) Sulawesi SelatanSyamsul Hamzah membocorkan rahasia dibalik kenikmatan sop sodara. Untuk menghasilkan rasa khas kuah yang nikmat dan segar, beberapa rempah digunakan, yakni merica, ketumbar, bawang merah, bawang putih, dan kacang. Bawang tumis, garam, dan penyedap rasa kemudian dimasukkan ke dalam kuah. Saat ingin disajikan, disiapkan daun bawang, bawang goreng, jeruk nipis, dan sambal tumis di meja jika pengunjung ingin menambah rasa makanannya.

Pecahkan Rekor MURI

Ribuan siswa dari 15 SMA di Kabupaten Pangkep mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada acara makan sop sodara terbanyak di Alun-alun Citra Mas Pangkep kemarin. Sedikitnya 2.000 pelajar memadati tiga tenda yang disiapkan untuk menyantap kuliner ini secara bersamaan.

Sop sodara merupakan kuliner berkuah yang berbahan dasar daging, kentang, bihun, dan bawang goreng. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo turut menghadiri kegiatan yang bertajuk Festival Makanan Ciri Khas Pangkep Sop Saudara 2013. Syahrul datang bersama unsur Muspida Pemprov Sulsel.

Ketua APSOS Abd Waris mengatakan, pemecahan rekor tersebut melibatkan 20-30 pedagang sop sodara yang didatangkan dari Kota Makassar, Maros, dan Pangkep. APSOS jauh hari telah mengoordinasi pedagang untuk menyajikan makanan. Satu pedagang menyajikan 100 porsi untuk dinikmati.

Manajer MURI Sriwijayati yang hadir di kegiatan itu menyambut baik. Dia pun berharap melalui pemecahan rekor itu, kuliner khas Pangkep tidak lagi hanya dikenal di Pangkep dan Sulsel, melainkan menasional bahkan mendunia. najmi s limonu/ suwarny dammar


Popular content