• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Putaran Kedua Panggung SYL-IAS

MAKASSAR – Pertarungan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin hampir pasti kembali terjadi di Pilkada Makassar.

Jika di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel pada Januari 2013 lalu keduanya berhadap-hadapan sebagai kandidat, maka di Pilkada Makassar mereka bakal all out memenangkan jagoannya. Hanya pertarungan sesungguhnya baru bisa terjadi bila pilkada di ibu kota Sulsel itu berlanjut ke putaran kedua.

Ilham yang saat ini masih menjabat Wali Kota Makassar dua periode, selama ini pasang badan di barisan pemenangan Danny Pomanto- Syamsu Rizal (DIA) yang disurvei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (PTLSI) diklaim sudah aman memastikan satu tiket ke putaran kedua.

Sementara itu, Syahrul YL yang juga Gubernur Sulsel kendati tidak sevulgar Ilham memberikan dukungan selama ini, tapi mantan Bupati Gowa dua periode itu disebut memback up adik kandungnya, Irman Yasin Limpo alias None, yang maju berpasangan dengan politisi PAN, Busrah Abdullah.

 Irman-Busrah yang disurvei Jaringan Suara Indonesia (JSI) juga diklaim menempati posisi pertama atau di atas DIA dan jagoan Golkar- PDIP Supomo Guntur-Kadir Halid (SuKa), memiliki peluang besar melaju ke putaran kedua dengan asumsi tren elektabilitasnya signifikan. Berdasar dari fakta survei tersebut, Irman-Busrah (Noah) dan DIA lebih di atas angin untuk head to head di putaran kedua sekaligus bakal mempertemukan kembali Syahrul dan Ilham. Sebab Syahrul diyakini bisa lebih leluasa mendukung Noah karena tidak lagi terbebani dengan usungan partainya.

“Tren dua pasangan itu memang memungkinkan bertemu di putaran kedua. Tapi dengan selisih yang masih tergolong kecil dengan kandidat lain, semua kemungkinan bisa terjadi jelang pemilihan,” ujar Direktur Insert Intitute Muhammad Aris kepada KORAN SINDO di Makassar kemarin. Kendati bocoran survei PT LSI menjagokan DIA dan JSI ke Irman- Busrah, tapi peluang pasangan lainnya belum sepenuhnya tertutup. Mengingat SuKa, Tamsil-Busrah, Adil Patu-Isradi, maupun Rusdin Abdullah-Idris Patarai elektabilitasnya tidak terlalu berjauhan.

Hanya siapa pun yang menembus putarankedua, pertarungan Syahrul dan Ilham sulit dibendung. Jika skenario lain mempertemukan SuKa atau DIA, tetap dipastikan Syahrul berada di SukA dan Ilham di DIA. Begitu juga bila nanti SuKa atau Noah berhadapan dengan Tamsil- Das’ad yang posisinya makin diperhitungkan, diyakini Ilham akan beda sikap dengan Syahrul. Apalagi saat pilgub, PKS yang menjadi pengusung utama Tamsil merupakan salah satu partai koalisi Ilham.

Sementara Das’ad memiliki kedekatan khusus dengan Ilham. Itu tercermin saat Pilkada Makassar 2008 dan Pilgub 2013, Das’ad selalu dijadikan sebagai salah satu penasihat spiritual Ilham. Sekadar diketahui, bocoran survei JSI dan PT LSI sejauh ini tidak ada satu pun pasangan calon memiliki elektabilitas di angka aman untuk menang satu putaran. Bahkan diprediksi di sisa waktu yang ada, sangat sulit ada kandidat bisa meraih dukungan 30% plus satu suara atau syarat menang satu putaran.

Dengan fakta tersebut peluang terjadi putaran kedua hampir bisa. Direktur Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir yang lembaganya melakukan pengambilan data pekan lalu, juga tidak menampik bila disurveinya persaingan masih sangat ketat dan belum satu pun mencapai 30%.

“Kami berencana pekan ini akan membeberkan temuan survei terbaru. Kami tidak punya beban menyampaikannya, karena survei kami sama sekali bukan kandidat yang membiayai,” tutur Suwadi. Mengenai bocoran surveinya, kendati belum ingin menyampaikan persentasenya karena alasan baru perampungan data, tapi ia tidak menampik bahwa empat besar tidak jauh dari DIA, SuKa, Noah, dan Tamsil-Das’ad.

“SuKa versus DIA atau Noah versus DIA dan Tamsil-Das’ad versus Noah itu masing-masing memungkinkan. Nanti kami sampaikan persentasenya. Tapi yang pasti setelah Ramadan persaingan justru tambah ketat,” kata Suwadi. ● arif saleh

Popular content