• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

Pemkot Malang Butuh Tambahan 1.200 PNS

MALANG – Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun menyebabkan Pemkot Malang kekurangan tenaga. Hal ini diperparah dengan tidak dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, jumlah PNS di lingkungan Pemkot Malang saat ini adalah 9.666 orang, dengan jumlah guru yang palig besar yaitu 6.000 orang. Menurut Kepala BKD Kota Malang, Supriyadi, untuk mencapai perbandingan ideal Pemkot Malang masih kekurangan sekitar 1.200 pegawai, terutama untuk tenaga pelayanan publik, seperti dokter spesialis, tenaga medis, dan guru.

Dokter spesialis dan tenaga medis seperti bidan dan perawat sangat dibutuhkan untuk mendukung operasional Puskesmas Rawat Inap dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang. Sementara untuk guru, yang paling mendesak dibutuhkan adalah untuk sekolah dasar (SD). Supriyadi mengatakan, saat ini ada kekurangan sekitar 450 tenaga guru karena banyak yang pensiun. Setiap tahun, sekitar 200 PNS di lingkungan Pemkot Malang pensiun, sebagian besar di antaranya adalah guru. Mereka adalah guru yang direkrut berdasarkan instruksi presiden (inpres) 1974.

“Kalau melihat masa kerja dan usia para guru inpres, pada 2018 seluruhnya sudah memasuki masa pensiun,” terangnya. Idealnya, kata Supriyadi, setiap SD negeri memiliki delapan guru berstatus PNS. Mereka terdiri atas enam guru kelas, satu guru agama, satu guru olah raga, dan satu kepala sekolah. Namun faktanya, guru berstatus PNS di setiap SD hanya enam orang.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Malang Sri Untari menuturkan, kekurangan tenaga PNS bukan hanya terjadi pada guru, tetapi juga pada dokter spesialis. Seharusnya hal ini menjadi perhatian serius Pemkot Malang. Langkah memasukkan PTT untuk menutup kebutuhan tenaga guru bisa saja dilakukan, namun dengan catata anggaran yang disediakan juga harus manusiawi. yuswantoro

Popular content