• Badai Petir

    Jakarta

    Badai Petir
    32 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Badai Petir

    Bandung

    Badai Petir
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Yogyakarta

    Mendung Sebagian
    29 °C

  • Mendung Sebagian

    Surabaya

    Mendung Sebagian
    33 °C

  • Mendung Sebagian

    Makassar

    Mendung Sebagian
    35 °C

  • Badai Petir

    Padang

    Badai Petir
    29 °C

WIN-HT Dorong Pengembangan UKM - Gulirkan Pinjaman Tanpa Bunga

Capres dan cawapres Partai Hanura Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan warga penerima pinjaman seusai acara penandatanganan pinjaman usaha kecil wilayah DKI Jakarta di Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta, kemarin.

JAKARTA- Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dari Partai Hanura Wiranto- Hary Tanoesoedibjo (WIN-HT) mendorong pengembangan sektor usaha kecil dan menengah (UKM). Program itu dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan serta mengurangi angka pengangguran di Tanah Air.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Hanura yang sekaligus cawapres dari Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, sebagianbesarekonomi Indonesia ditopang UKM. Kontribusi usaha mikro terhadap ekonomi nasional yakni mencapai 65%. Jumlah UKM yang mencapai 55 juta hingga pertengahan tahun ini mampu menyerap 101 juta tenaga kerja. Itu belum termasuk sumbangan terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 57%.

“UKM ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 90% lebih. Itulah kenapa kami sangat perhatian dan peduli terhadap pengembangan UKM di Indonesia,” ujar HT pada acara penandatanganan pinjaman usaha kecil Program WIN-HT Peduli Padamu Negeri di Wilayah DKI Jakarta, di Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta, kemarin. Kendati begitu, berbagai tantangan masih dihadapi kelompok usaha mikro. Salah satunya mereka kerap terbentur masalah modal dan keterampilan.

Karena itu, Bapilu Hanura menggulirkan program pemberian pinjaman tanpa bunga terhadap para pelaku usaha kecil di berbagai kota di Indonesia. “Itu kenapa kami lewat program ini memberikan pinjaman bunga 0% kepada usaha kecil agar keuntungan bisa dinikmati mereka. Kalau ke bank pemerintah, bunganya mahal, sekitar 20%,” ucapnya. Tahap pertama bantuan pinjaman bergulir tersebut akan diberikan kepada 250 para pelaku usaha kecil yang sudah mengajukan permohonan.

Kelompok usaha kecil itu terdiri atas ibu rumah tangga yang ingin membuka usaha sampingan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemberian pinjaman bergulir tanpa bunga dan agunan itu berlaku dalam rentang waktu enam bulan. Jika berjalan lancar, Bapilu Hanura berencana memberikan pinjaman bergulir tanpa bunga kepada 50.000 UKM. Dalam kesempatan itu, CEO MNC Group itu berpesan kepada para penerima bantuan pinjaman tanpa bunga agar pinjaman bergulir itu dimanfaatkan dengan maksimal.

Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh bisa dialokasikan untuk biaya pendidikan anak. HT meyakini perekonomian Indonesia juga akan terus berkembang jika sektor usaha kecil terus didorong. “Tentu program ini akan terus diperjuangkan jika Hanura menang di Pemilu 2014. Ini komitmen kami kepada UKM,” tutur HT. Ketua Umum DPP Partai Hanura yang sekaligus capres dari Hanura Wiranto menilai, keadilan dan kemakmuran belum dirasakan semua rakyat Indonesia meski negara ini sudah merdeka sejak 68 tahun silam.

Kondisi itu memicu tingkat kesenjangan antara si kaya dan si miskin cukup tinggi. Melalui program pinjaman bergulir tanpa bunga untuk usaha kecil, pasangan capres-cawapres WIN-HT ingin mengikis kesenjangan yang ada. “Paling tidak jarak si kaya dan si miskin tidak terlalu jauh,” kata Wiranto. Menurut dia, tingkat kesejahteraan yang terlampau lebar antara si kaya dan si miskin sangat berbahaya terhadap stabilitas keamanan nasional. Sikap emosional gampang muncul jika kesenjangan ekonomi terlalu lebar.

Karena itu, pihaknya mendorong pengembangan ekonomi masyarakat kecil untuk memperkecil jarak antara ekonomi masyarakat miskin dan masyarakat kaya. “Program ini peduli pada keadilan karena masih ada jurang yang menganga antara si kaya dan si miskin,” paparnya. Wiranto meyakini keadilan dan kemakmuran sulit tercapai tanpa kehadiran pemimpin yang punya sikap peduli, bersih, tegas, dan berani.

Untuk itu, mantan Pangab Era Presiden BJ Habibie itu menekankan agar para calon legislator (caleg) dari Hanura menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk mewujudkan keadilan, kemakmuran, dan kemajuan. “Sikap peduli itu harus ada dalam diri setiap pemimpin. Kalau para pemimpinnya tidak peduli, tidak akan pernah ada keadilan, kemakmuran, dan kemajuan,” ungkapnya. Wakil Ketua Bapilu Hanura Arya Sinulingga mengatakan, khusus penerima bantuan pinjaman modal tanpa bunga di wilayah DKI Jakarta, pihaknya telah berhasil menjaring 250 kelompok usaha mikro.

Di antara mereka ada yang berjualan es, nasi uduk, penjual kue, dan penjual pulsa. Mereka terdiri atas kelompok usaha yang ada di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. “Kami sudah meneliti. Umumnya mereka ini omzetnya mencapai Rp200.000- 500.000 per hari,” kata Arya. Dia berharap pedagang yang mendapatkan pinjaman bergulir sebesar Rp500.000 per bulan terus berkembang. Selain mendapatkan pinjaman modal tanpa bunga, pelaku usaha kecil itu juga akan diberikan bantuan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan.

Pelatihan mencakup cara pembuatan sistem keuangan untuk usaha kecil. “Jadi kami tidak hanya memberikan pinjaman, kami juga akan memberikan pendidikan kepada para pedagang cara menyimpan uang atau menabung,” imbuhnya. Salah satu peserta penerima program pinjaman tanpa bunga, Nuruliyah, 43, mengaku senang dengan program pinjaman tanpa bunga yang digulirkan pasangan caprescawapres WIN-HT. Karena itu, pedagang kue asal Tebet, Jakarta Selatan, itu berharap program tersebut tidak hanya berlaku dalam rentang waktu enam bulan. “Jadi harapan saya kepada WIN-HT, pinjaman seperti ini terus berlanjut. Jangan hanya sampai enam bulan. Yang penting kan pembayarannya lancar,” kata Nuruliyah. andi setiawan          

Popular content