Akses Jalan ke Gelora Bandung Lautan Api Dibangun 2015

BANDUNG– Interchange akses masuk dari kilometer 149 Tol Padaleunyi ke Gelora Ban dung Lautan Api (BLA) segera di - bangun pada 2015 Pemprov Ja bar dan Pemkot Ban dung berbagi tu gas untuk membebaskan be lasan hek tare la han yang akan dig u na kan un - tuk membangun inter changeatau akses simpang tak sebidang tersebut.

Percepatan pembangunan ak ses jalan itu harus di lak sa - nakan tahun depan karena pem - bu kaan Pekan Olah Raga Na - sional (PON) XIX Jabar 2016 akan dilaksanakan di Gelora BLA. “Untuk PON, kami buka ak - ses ke stadion di Gedebage dari kilometer 149 sampai Jalan Soekarno-Hatta dan peti ke mas. Saya dapat tugas mem be bas kan tanah untuk inter change akses masuk, kurang lebih dua ki - lometer,” kata Ke pala Biro Aset Pemprov Jabar Dadang Suharto. Menurut dia, Jalan Cimin - crang, Terusan Rumah Sakit, dan kompleks perumahan di Ge - debage yang jadi akses Ge lora BLA sangat sempit dan rusak.

Saat ini, akses dari kilo me ter 151 Tol Padaleunyi ha nya untuk pasokan logistik proyek. Setidaknya, ujar dia, ter da pat enam hingga tujuh hektare la - han yang harus dibebaskan un - tuk keluar masuk Tol Pada leunyi di kilometer 149. Si sa nya, untuk membangun jem bat an layang dan lain-lain. Dua proyek ter - sebut merupakan tanggung jawab Kota Ban dung. Lahan di Kabupaten Ban - dung pun harus dibebaskan un - tuk interchange. ”Sekitar enam sam pai tu juh hektare yang ha rus dib e bas kan pemprov. Kota Ban - dung ada bagiannya, lebih besar,” ujar dia.

Dadang mengungkapkan, ren cana pengerjaan proyek ini telah mendapat izin dari Ke men - terian Pekerjaan Umum (PU). Sekitar dua minggu lalu Dirjen PU telah meninjau lokasi proyek. “Pemprov me nyiapkan anggaran Rp26 miliar. Sedangkan Kota Ban dung lebih besar lagi karena lahan yang harus dibebaskan lebih banyak,” ungkap Dadang. Dia optimistis, tahun de pan pengerjaan fisik telah dimulai dan bisa digunakan sa at pem - bukaan PON 2016. Ar tinya pe - merintah hanya punya waktu satu tahun untuk me nger ja kan proyek itu.

“Akses ini harus su dah dibuka tahun depan,” tutur dia. Pemprov Jabar, kata Da dang, akan menyiapkan dana di ang - garan pendapatan dan belanja daerah (APBD) pe r u bah an un - tuk tambahan biaya. APBN pun mendukung pembiayaan dan di - tambah pin jam an dana dari Ja - pan International Cooperation Agency (JICA). Sementara itu, Kepala Ba dan Perencana Pem bangunan Dae - rah (Bappeda) Jabar Deny Dju - an da mengatakan, proyek pem - bukaan interchange akan di le - lang terbuka. Karena itu, pem - bebasan lahan harus seg e ra dimulai tahun ini me ng ingat akses tersebut akan di pakai dua tahun lagi. “S e ce pat nya.

Silakan bebaskan lahan. Tahun ini belum bisa di ba ngun. Tidak ada so - kong an pem prov untuk pena - taan dan fi nishing touch Gelora BLA. Pembangunan fo kus pada akses masuk,” ujar dia. Sementara itu, Wali Kota Ban dung Ridwan Kamil meng - ung kapkan, Kemen terian PU telah menganggarkan dana un - tuk pembebasan lahan pem ba - ngunan akses tol me nuju Gelora BLA dari Tol Padaleunyi di se - latan Kecamatan Ge de bage. Ridwan mengungkapkan, tanah yang harus dibebaskan se - bagian milik masyarakat, Kom - pleks Adipura, dan pe ngem bang Sumarecon.

Total luas lahan men capai belasan hektare. “Yang mi lik warga 6,5 hek tare warga, lima hektare punya Adipura, dan sisanya Sumarecon,” ungkap Ridwan beberapa waktu lalu. Menurut dia, pem ba ngun an jalur masuk bagi ken da ra an, khu - susnya roda empat dari tol ini, sangat diprioritaskan agar pelak - sa naan PON 2016 yang akan dipusatkan di Kota Ban dung dan beberapa daerah di Jabar itu berjalan lan car. “Se mua harus lancar, tahun ini beres. Pada 2015 pembangunan flyover untuk jalan belok ke Gedebage selatan,” ujar dia. gita pratiwi

Popular content