Edisi 24-05-2019
Akhiri Konflik, Kembali Damai


JAKARTA - Dua ormas Islam terbesar di Tanah Air, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, meminta pihak yang terlibat dalam konflik politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 segera mengakhiri konflik.

Mereka berharap pihak yang bersengketa sepenuhnya menyelesaikannya lewat Mahkamah Konstitusi (MK). Harapan itu disampaikan langsung Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haeda Nas hir menyikapi kerusuhan yang terjadi pascapengumuman pe me nang Pilpres 2019, yakni pada 21-22 Mei, yang berakibat jatuhnya korban jiwa. Mereka meng ingin kan dua pihak yang terlibat dalam per tarungan Pilpres 2019 ber sama-sa ma mengembalikan suasana damai .

Seruan serupa disampaikan sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Suluh Ke bangsaan seperti mantan Ketua MK Mahfud MD, cendekiawan muslim yang juga mantan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Komarudin Hidayat, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Quraish Shihab, Alwi Shihab, Alissa Wahid, Romo Magnis Su - seno, Romo Beny Susetyo. Me - reka mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama me - rawat bangsa agar ke depan In - donesia menjadi jauh lebih baik. Kemarin suasana Ibu Kota DKI Jakarta berangsur normal setelah kerusuhan dua hari melanda.

Kendati demikian aparat masih mensterilkan Jalan MH Thamrin depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menjadi sasaran massa. Kerusuhan menyi sakan keprihatinan karena mengakibatkan delapan korban jiwa dan 341 terluka.Terkait kerusuhan, polisi telah meng amankan sedikitnya 183 orang. “Mari kita terus menerus galang persatuan, hilangkan kebencian. Mari kita bangun nilai luhur bangsa kita, saling menghormati, saling menghargai, santun dan bijaksana. Menjadi manusia Indonesia seutuhnya,” ujar Said Aqil Siradj, saat menghadiri Nuzulul Quran dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa yang diselenggarakan PBNU di Jakarta, kemarin. Dia pun mengajak semua pihak untuk menjunjung tinggi perdamaian dan menge de pankan keharmonisan. Apalagi saat ini berada di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Said pun meminta pihak yang bersengketa menerima hasil ke pu - tusan KPU dengan lapang dada, dengan besar hati, dengan kepala dingin. Jika ada persoalan, selesaikan ke MK. “Ini sifat negarawan yang harus kita tunjukkan, kepentingan utama negara, keutuhan negara. Jangan kepentingan kelompok, jangan apa-apa sesaat tapi keberlangsungan ke - utuhan negara,íí tandasnya. Haedar Nashir mendorong semua komponen bangsa un - tuk menciptakan suasana aman dan damai. Dia mengajak semua tokoh dan warga bangsa kembali bersatu dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Juga selama kampanye terakhir pemilihan, juga bagian dari ekspresi berpolitik yang demokratis tetapi kita harus mengakhiri semua proses ini sesuai dengan konstitusi. Dan demokrasi pun mengajarkan hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan artinya kita harus mengakhiri proses pemilu 2 019 ini dengan kearifan dengan tanggung jawab dan kedewasaan sikap cerdas dan bersatu kembali sebagai keluarga besar bangsa,” katanya. Dia lantas menyatakan, se - jak awal Muhammadiyah telah mendorong rekonsiliasi dengan mendorong kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden melakukan pertemuan agar meredam konflik antar elite. Menurut dia, himbauan ini sudah disampaikan lewat Wapres Jusuf Kalla.

“Mungkin soal waktu saja, dan kemaren kita mendengar pak Presiden Jokowi telah me - nyampaikan pernyataannya yang positif dan ajakan untuk situasi ini diakhiri juga pak Prabowo juga pak Sandi juga menyampaikan agar semua berdiri di atas konstitusi dan tidak boleh ada kekerasan, harus tetap damai. Ini semua me nunjukkan bahwa kedua tokoh bang sa ini akan menjalin sillaturahim,” tutur Haedar. Adapun Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud juga meng ajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama merawat bangsa agar ke depan Indonesia menjadi jauh lebih baik.

Mereka men dorong aparat untuk me lakukan tindakan tegas kepada siapapun melakukan kerusuh an, ter masuk aktor intelektual, agar peristiwa serupa tidak terulang “Aksi itu bukan membela umat Islam. Malah banyak preman-preman yang banyak provokator itu sudah 257 orang yang saya baca sampai tadi malam, itu semuanya ditangkap. Dan kita berharap agar pe - nyelesaian kasus kerusuhan ini tetap di jalur hukum. Aparat kita dukung untuk melakukan tin da - kan yang terukur,” ujar Mahfud MD, di Jakarta, kemarin. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengapresiasi langkah Prabowo- Sandiaga Uno yang memilih menempuh jalur hukum dalam penyelesaian sengketa pemilu.

‘íDan kita mengawal hukum nya, tidak membela paslonnya, mengawal hukumnya agar MK benar-benar mengadili se benar nya dan Pak Prabowo juga dengan timnya bisa meng aju - kan bukti-bukti yang cukup untuk itu,” tuturnya. Komarudin Hidayat meng - ingatkan bahwa sebenarnya rakyat sudah letih dalam meng ikuti tahapan pemilu yang cu kup pan - jang. Mereka juga sudah melaksanakan hak dan kew ajibannya mengikuti pemilu de ngan damai. “Jangan kemudian kita lukai hati mereka. Saya berharap bahwa proses ini akan mencapai titik akhirnya dengan baik. Dan ini juga sebagai pun cak prestasi 20 tahun Re for masi, satu generasi berarti. Ang gap saja (aksi massa) ke marin ini sebagai bunga demokrasi, tapi jangan terulang kem - bali,” katanya.

Menurut dia, demokrasi memang tidak ada yang sempurna. Karena itu, jika ada kesalahan maka semua pihak memiliki kewajiba untuk melakukan koreksi. “Kita koreksi, kita per - baiki sehingga betul-betul ke depan berakhir dengan indah sekali. Tidak hanya dunia yang memuji, tapi kita yang me ra - sakannya. Paslon 01 dan 02, keduanya secara moral mereka pemenang dalam menegakkan pilar demokrasi,” katanya. Sementara itu, Capres no mor urut 2 Sandiaga Uno me nya - takan pihaknya ber ko mit men untuk merajut kembali tenun kebangsaan di tengah mas - yarakat pasca-pemilu. Un tuk menyelesaikan per soalan, dalam dua hari ter akhir pihak Ba - dan Pemenangan Nasional (BPN) tengah fokus da lam menyiapkan permo hon an seng ke - ta hasil pilpres ke MK.

Rencananya permohonan sengketa ha sil pilpres akan di ajukan pada Jumat (24/ 5/ 2019) siang. “Kita menyiapkan langkah konstitusional dan dua hari ini saya fokus untuk memastikan langkah hukum berkaitan dengan persiapan memasukan gugatan ke MK,” ujar Sandiaga, di kediaman Prabowo, Jalan Ker tanegara, Jakarta Selatan, kemarin. Dia pun menegaskan dirinya dengan Prabowo sepakat menempuh upaya konstitusional da lam menolak hasil Pilpres 2019. Pernyataan ini membantah informasi yang beredar tentang akan aksi lanjutan memprotes hasil pilpres 2019.

Prabowo dan Sandiaga disebut bakal turun aksi bertajuk “ke daulatan rakyat” yang dimulai pukul 14.00 WIB dari Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan. Infor masi juga menyebut FPI, para jawara, peserta dari luar daerah, dan seluruh purnawirawan akan bergabung. “Pak Prabowo sudah menyampaikan seruan tadi malam untuk masyarakat tentunya menggunakan segala jalur kons titusional. Dan percaya ke - pada pemimpin-pemim pinnya . Kalau masih Pak Pra bowo dan saya didengar, bahwa kita tempuh jalur konsti tusional,” ujar dia. Capres terpilih KH Maíruf Amin mengapresiasi pasangan calon Presiden dan wakilnya Par bowo dan Sandiaga Uno un - tuk menempuh jalan konstitusi untuk menyelesaikan sengketa Pemilu.

“Kita cukup senang Pak Prabowo mau menempuh jalan konstitusi. itu saya rasa cukup bagus. Sebaiknya tidak adalagi protes di jalanan. harus di salurkan. seusai aturan. itu se benarnya tidak menimbulkan kegaduhan. ketika terjadi protes itu di jalanan, tidak konstitusional,” katanya. Untuk meredam situasi, mantan Rais Aam PBNU itu menyatakan kesiapannya me la - kukan pertemuan dengan Prabowo dan Sandiaga Uno. “Kita siap memang ketemu sehingga lagi diolah, dicari kapan wak tunya yang tepat,” katanya. Sementara ituWapres Jusuf Kalla mengingatkan perbedaan yang terjadi dalam dunia politik jangan sampai memecah belah bangsa. Ia pun berharap du - kung an semua komponen bang - sa untuk membangun bang sa.

“Yang harus kita per baiki membangun bangsa. Se perti yang selalu kita ke mu kakan adalah bagaimana men cip takan sesuatu yang adil yang didapat serta-merta harus de ngan usaha. Tapi yang paling penting adalah memberikan semangat positif, semangat yang tulus untuk bekerja se baik-baiknya. Itulah harapan kita di hari yang mem ba hagia kan ini dan kita semua me ningkatkan amal ibadah kita se lalu sebagaimana pesan ulama.”

Binti mufarida/ abdul rochim