Edisi 23-09-2015
Kesulitan Selami Karakter Wanita


Aktor muda bertalenta Adipati Dolken kembali membuktikan kemampuannya sebagai salah satu aktor terbaik Indonesia.

Penampilannya di film 3 Dara begitu menghibur, meski pada prosesnya, dia mengalami kesulitan mendalami karakternya sebagai wanita. Adipati membutuhkan penghayatan lebih untuk menjadi perempuan. Satu di antara adegan dalam film 3 Dara yang paling susah dilakukannya, ketika dirinya harus menangis.

Adegan menangis yang dilakukan ini bukan sekadar menangis layaknya seorang laki-laki, tapi Adipati harus mengeluarkan tangisan heboh yang juga mengandung kesan tangisan seorang perempuan. “Waktu baca skenario awalnya ketawa sendiri dan bingung gimana caranya bisa jadi perempuan. Tetapi ternyata jadi perempuan itu enggak mudah karena kita harus mengubah gerak-gerik, terus lebih sensitif terhadap hal-hal kecil. Itu kesulitan dan tantangannya,” kata Adipati.

Saat melakukan adegan menangis tersedu-sedu ala perempuan, aktor kelahiran Bandung, 19 Agustus 1991, ini mengaku belajar dengan guru ak ting serta banyakmelihat gerak-gerik dan gaya wanita. Proses belajar ini yang belakangan membuat Adipati lebih mema - hami serta menghargai sifat dan karakteristik perem puan.

“Main film ini membuat saya jadi lebih tahu bagaimana menghargai sifat dan kesetaraan gender perempuan. Menjadi perempuan itu enggak mudah karena mereka mengalami fase PMS, melahirkan, dan menopause,” ujarnya.

(thomas manggalla)