Edisi 05-10-2015
1.910 Jamaah Haji Tiba di Medan


MEDAN - Sebanyak 1.910 jamaah haji debarkasi Medan telah tiba di Kuala Namu Internasional Airport (KNIA). Kemarin pagi (Minggu, 4/10), giliran kloter 5 debarkasi Medan mendarat dengan selamat.

Kepulangan jamaah dari Tanah Suci ini berjumlah lima kloter. Sementara yang belum kembali sebanyak 4668 orang atau 70,92%. Kepala Bidang Penerimaan Jamaah Haji Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Bahrum Saleh, mengungkapkan, jamaah haji kloter 5 debarkasi Medan berjumlah 391 orang, berasal dari Binjai 249 orang; Tebingtinggi 111 orang; Dairi 17 orang; Medan empat orang; Langkat dua orang; dan petugas haji sebanyak tujuh orang.

“Dari total 6.578 jamaah haji debarkasi Medan yang diberangkatkan tahun ini ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji, 1.910 jamaah sudah kembali. Sisanya 4.668 lagi akan dipulangkan di kloter-kloter selanjutnya,” paparnya ketika menyambut kedatangan kloter 5 debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Minggu (4/10). Selain itu, Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan; dan Plt Walikota Binjai, Riadil Akhir, juga turut menyambut kedatangan kloter 5 debarkasi Medan di Asrama Haji Medan.

Kedua wali kota itu sangat mengapresiasi kinerja PPIH debarkasi Medan yang telah bekerja maksimal memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci, dan menerima pemulangan para jamaah usai menunaikan ibadah haji. “Saya atas nama Pemko Tebingtinggi mengucapkan terima kasih kepada PPIH debarkasi Medan yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji musim haji tahun ini,” papar Umar Zunaidi Hasibuan.

Sementara Riadil Akhir mendoakan para jamaah haji yang sudah tiba di Tanah Air menjadi haji yang mabrur serta memberikan manfaat kepada masyarakat. “Semoga ibadah haji bapak dan ibu diterima Allah SWT, dan menjadi haji mabrur. Kehadiran bapak dan ibu sudah dinanti sanak saudara dan tetangga. Semoga kehadiran bapak dan ibu ke kampung halaman dapat memberikan manfaat kepada orang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, proses pemulangan jamaah haji debarkasi Medan terlihat lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keluarga jamaah haji tidak bisa lagi masuk ke Kompleks Asrama Haji Medan tanpa izin. Pantauan KORAN SINDO MEDAN, tidak satu pun keluarga jamaah haji yang masuk hingga kawasan ring I Asrama Haji Medan, atau kawasan masjid di Asrama Haji Medan tanpa dilengkapi badge tamu, pengunjung Asrama Haji Medan. Tidak hanya itu, petugas keamanan Asrama Haji Medan menutup rapat pintu pagar yang mengarah ke ring I tersebut.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, walau sudah dilarang, keluarga jamaah haji tetap berani menerobos pagar, hingga masuk ke ring I Asrama Haji Medan. Tidak hanya itu, keluarga jamaah haji juga nekat masuk ke Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, tempat ditampungnya jamaah haji yang baru tiba dari KNIA. Akibatnya, proses pemulangan jamaah haji jadi terhambat. Hal itu sesuai Instruksi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumut, Tohar Bayoangin, sendiri yang mengimbau keluarga jamaah haji untuk tidak memasuki areal ring I Asrama Haji Medan sembarangan.

“Jangan ada keluarga jamaah yang masuk tanpa tanda pengenal, dan mobil yang masuk harus ada stikernya. Berdasarkan pengalaman proses pemulangan jamaah haji tahun lalu sangat tidak tertib. Banyak keluarga jamaah yang masuk tanpa tandas pengenal dan mobil masuk tanpa stiker, hal ini tidak boleh terjadi lagi,” papar Tohar Bayoangin.

Untuk bisa mendapatkan tanda pengenal dan stiker mobil tersebut, keluarga jamaah haji bisa mengurusnya di Asrama Haji Medan. “Petugas keamanan harus bekerja ekstra menertibkan Asrama Haji, dan memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah haji serta keluarga jamaah haji,” tandasnya.

Dicky irawan

Berita Lainnya...