Edisi 05-10-2015
PKL Tlogosari Dipindah Tengah Bulan


SEMARANG- Pedagang kaki lima (PKL) di bantaran sungai sepanjang Jalan Tlogosari, Kota Semarang, segera direlokasi ke shelter di Taman Suryo Kusumo, Kecamatan Pedurungan, pertengahan Oktober ini. Relokasi dilakukan karena pembuatan shelter pedagang telah selesai.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko mengatakan, ratusan PKL yang akan dipindah tinggal menunggu proses pengundian. “Bangunan shelter -nya sudah jadi, tinggal proses persiapan pengundian shelter ,” katanya, kemarin.

Di shelter PKL ini disediakan 224 bangunan yang dibagi menjadi beberapa blok dengan ukuran 3 x 3 meter. Sementara jumlah pedagang yang tercatat 200 PKL terdiri dari 32 pedagang kuliner dan 192 pedagang nonkuliner. “Shelter akan diprioritas untuk para PKL di pinggir jalan dan di atas jembatan. Fasilitas di shelter sudah disediakan seperti lampu penerangan, sumur, parkir kendaraan, dan lainnya,” ujarnya.

Untuk sementara para PKL tidak akan ditarik retribusi menempati shelter itu . Namun ke depan tetap dikenai retribusi sesuai peraturan. Dengan selesai pembangunan shelter pedagang, diharapkan semua PKL di bantaran sungai sepanjang Jalan Tlogosari dapat menempati fasilitas yang disediakan. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menjamin para PKL lebih nyaman dan aman berada di shelter .

Ada jaminan hukum jelas menempatinya daripada di bantaran sungai yang jelas melanggar. “Kewajiban para PKL sesuai perda (peraturan daerah) nanti hanya membayar retribusi setelah mereka mapan di shelter yang telah disediakan pemerintah,” katanya. Penataan PKL ini diharapkan bantaran sungai menjadi bersih sehingga pembangunan Jalan Tlogosari bisa dilaksanakan. Pembangunan jalan akan dikerjakan di sisi sebelah kiri terlebih dahulu yang dilakukan oleh dinas terkait.

“Untuk menertibkan bantaran sungai ini, kami juga nanti bekerja sama dengan Satpol PP. Sebab setelah pindah ke shelter, pedagang dilarang kembali ke tempat semula. Bila aturan ini dilanggar, Satpol PP akan bertindak tegas,” katanya. Supriyadi, salah seorang PKL, mengaku akan mengikuti arahan dari pemerintah memang diharuskan pindah ke shelter di Taman Suryo Kusumo. Prinsip pedagang setuju, sepanjang pemerintah tidak sekadar meminta pindah tapi memberikan solusinya.

“Saya kira pemerintah sudah memberikan solusi dengan menyediakan lokasi relokasi dan shelter . Kami hanya berharap setelah pindah pemerintah jangan langsung lepas tangan, tapi ikut membantu dan mendorong akan tempat relokasi nanti ramai oleh pembeli,” katanya.

M abduh

Berita Lainnya...