Edisi 05-10-2015
Enam Pasangan Mesum Diamankan


KULONPROGO– Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo kembali menggelar razia di sejumlah hotel dan penginapan yang ada di Pantai Glagah.

Hasilnya ada enam pasangan tidak resmi yang diamankan. Petugas juga mengamankan beberapa perempuan pemandu karaoke (lady companion). Kepala Satpol PP Kulonprogo, Duana Heru S, mengatakan, para pasangan yang diamankan ini berada di beberapa hotel dan penginapan yang ada di Pantai Glagah. Razia sengaja digelar sore hari, karena saat weekendsering bocor.

“Razia ini merupakan penegakan Perda 4/2013 tentang Ketertiban Umum,” ucapnya. Razia kali ini lebih pada upaya nonyustisi. Mereka yang terjaring tidak diajukan ke persidangan, seperti pada operasi sebelumnya. Mereka hanya dilakukan pembinaan. Jika nanti kembali tertangkap, mereka akan disidang yustisi. Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kulonprogo, Rockgiarto, mengatakan, sebagian dari mereka yang diamankan adalah remaja. Bahkan ada ada tiga orang yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa pada kartu identitasnya.

Mereka berasal dari beberapa wilayah, baik Purworejo, Kulonprogo, maupun Yogyakarta. “Sebagian besar memang masih remaja,” ujarnya. Diakuinya, dari beberapa yang diamankan ini ada yang berprofesi sebagai pemandu karaoke (LC). Mereka mengaku kos di tempat penginapan. Lantaran tidak memiliki izin tinggal dan identitas, mereka tetap dibawa dan dibina. Salah seorang LC yang diamankan, Ririn, mengaku saat diamankan tengah pijat dengan mengundang tukang urut. Dia sendiri tidak dengan lelaki saat di dalam kamar. “Saya sebenarnya sedang pijat,” ujarnya.

Menurutnya, sudah beberapa hari tinggal di penginapan itusebagaianakkos. Setiapbulan dia membayar Rp700.000 kepada pemilik penginapan. Dia berkilah tidak pernah menerima tamu. “Saya kerjanya LC, tidak menerima tamu,” ucapnya.

Kuntadi

Berita Lainnya...