Edisi 05-10-2015
Hasil Survei LSI: SQ Unggul dari Pesaing


GRESIK – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil jajak pendapat terbaru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik.

LSI menyatakan pasangan Sambari Halim Radianto-Muhammad Qosim (SQ) terus unggul dibandingkan dua pesaingnya. Dalam jajak pendapat kepada 440 responden selama 7-15 September 2014, pasangan petahana ini meraup dukungan 63,2% responden. Angka ini jauh dari pasangan Khusnul Huluq-Achmad Rubai (Berkah) yang hanya meraih 13,2% dan pasangan Ahmad Nurhamim- Juanaidi (Arjuna) didukung 0,5%. Sebanyak 22,5% responden menyatakan belum menentukan pilihan.

Jajak pendapat ini diambil dengan teknik multistage random sampling , dengan tingkat margin error 4,8%. ”Dengan angka ini secara ilmiah pasangan SQ tidak akan bisa dikejar oleh pesaingnya hingga hari H pemilihan. Namun karena ini dunia politik, bisa saja ada perubahan,” ujar peneliti utama Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa saat rilis hasil di RM Grand Verona, Bunder, kemarin. Ardian Sopa menjelaskan, ada lima alasan sehingga paslon SQ paling unggul dari lawannya, Berkah dan Arjuna.

Pertama, baik Sambari maupun Qosim lebih dikenal, yaitu 97,9% dan 90,2%. Sementara yang kenal Khuluq 78,4% serta Rubaie 17,8%. Hanya 15,5% responden kenal Nurhami dan Junaidi 11,9%. ”Kedua tingkat kesukaan SQ juga tinggi. Paslon SQ disukai 82,7%, Berkah disukai 46,8%, dan Arjuna hanya disukai 8,4%. Ini artinya, responden sangat mengenal betul dengan incumbent ,” katanya.

Selain itu, lanjut Ardian Sopa, masyarakat Gresik cukup puas dengan kinerja Sambari maupun Qosim saat memimpin lima tahun. Tingkat kepuasan keduanya mencapai 70% lebih. Karena itu, responden juga mengingingkan duet SQ di-lanjutkan lagi. Terakhir keberhasilan SQ merealisasikan kampanye mencapai 66,40%. Berdasarkan data survei tersebut, Ardian Sopa menyebutkan, cukup sulit secara ilmiah dikejar paslon lain. Apalagi perubahan angka itu kurang lebih 5% hingga 10%.

Dengan begitu, secara ilmiah cukup sulit dikejar perolehan prosentasi SQ. ”Hanya secara ilmiah memang sulit. Tetapi ini adalah panggung politik sehingga semuanya masih mungkin. Lha, penjelasan politik itu saya tidak tahu pastinya. Hanya bisa ada masalah internal atau lainnya,” katanya. Dalam kesempatan itu, Ardian Sopa juga menjelaskan, bila dalam survei yang dilakukan relawannya dengan wawancara langsung menunjukkan angka partisipasi hanya 60% hingga 70%.

Memang hampir 98% masyarakat Gresik tahu ada pilbup pada 9 Desember nanti. Namun, bila kelak mereka ada keperluan, maka mereka lebih mementingkan keperluannya daripada ke TPS. ”Hasil survei kami ini tidak hanya untuk pasangan incumbent , tapi bisa dipakai pasangan lainnya,” katanya. Terkait hal itu, Muslikh Hasyim selaku Ketua Mabes Sahabat SQ mengaku puas.

Namun, pihaknya mewanti kepada semua pendukung SQ agar tidak pongah atau percaya diri karena politik itu semuanya bisa terjadi. ”Kami akan kerja semakin keras lagi,” kata dia. Sebaliknya, Ketua DPC PDIP Gresik Siti Muafiyah mengaku tetap optimis.

Karena berangkat dari lima tahun lalu, jagoannya Husnul Khuluq yang saat itu berpasangan dengam Musyafak Noor juga unggul dalam sejumlah survei. Namun, semuanya terjadi meski dikalahkan lewat jalur Mahkamah konstitusi. ”Jadi saya tidak mau menanggapi,” kata dia.

Ashadi ik


Berita Lainnya...