Edisi 05-10-2015
Wajib Kerja Keras


TENGGARONG – Misi Persib Bandung untuk meraih kemenangan di markas Mitra Kukar gagal terpenuhi.

Maung Bandung harus tunduk dari Naga Mekes – Julurkan Mitra Kukar 1-0 dalam laga legpertama semifinal Piala Pre - si den 2015 yang berlangsung di Sta dion Stadion Aji Imbut, Tenggarong, tadi malam. Kemenangan 1-0 Mitra Ku - kar atas Persib Bandung ini di - ciptakan Carlos Raul Sciu catti pada Menit ke-83. Carlos men - jadi pahlawan kemenangan Mitra Kukar. Sedangkan, hara - pan Persib Bandung untuk me - ngejar ketertinggalan cu kup berat dikarenakan sisa waktu yang ada. Gol Mitar Kukar ini tercipta melalui sepakan bola mati.

Ke - salahan Rahadian akibat pe - langgaran menjatuhkan pe - main Mitra Kukar tepat di mu - lut gawang I Made Wirawan. Ten dangan bebas yang diber - ikan wasit N Arilaha ini diman - faatkan sundulan keras Carlos Raul Sciucatti setelah sepakan Zulkifli melayang diatas ke - pala pagar betis Persib. Kiper Persib I Made Wira - wan yang coba meng halau bola tidak berhasil menjangkau aki - bat bola bergulir cukup cepat. Gol ini menjadi modal positif bagi Mitra Kukar yang akan melakoni leg kedua semifinal di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung pada 12 Oktober 2015, nanti.

Pasukan Jafri Sastra wajib menjaga performa positif dan mempertahankan keung gul - an jika ingin melangkah ke final. Apalagi rekor Persib di sta dion tersebut sempurna atau selalu menang sepanjang laga Piala Presiden 2015. Meski mengalami keka la - han, Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman tetap mem berikan apresiasi kepada seluruh pemainnya terutama untuk para pemain yang sela ma ini jarang tampil. Sebut sa ja, Abdul Rahman, Jajang suk - mara, Yandi Sofyan Munawar, M Agung Pribadi hingga Rudi yana.

“Saya ucapkan selamat un - tuk Mitra Kukar yang sudah menangkan pertandingan 1- 0. Tapi saya puas dengan pe - nam pilan pemain pelapis karena 6 pemain inti tidak tu - run. Kami di babak pertama ma sih bisa pegang ball pos - session, dan babak kedua kita ju ga masih bisa, tapi ada ke - salah an yang membuat mere - ka (Mitra kukar) bisa cetak gol,” ujar Djanur. Selama pertandingan, Dja - nur mengaku, telah meng ins - truksikan para pemainnya un - tuk memarking dua sayap lawan, Defry Rizky dan Hendra Bayauw.

“Terbukti skema me - reka tidak jalan karena kita mar king mereka, sehingga me - reka mainkan bola long pass dan semua kita anti si pasi,” tuturnya. Namun, kewaspadaan para pemainnya tidak konsisten, se hingga lawan pun berhasil mencetak gol dan membuat Persib mengalami kekalahan di pertemuan pertama babak semifinal ini. “Cuma kami ku - rang konsisten saja, soalnya tadi pemain pengganti buat pe langgaran fatal di dekat box. Padahal saya sudah wantiwan ti untuk tidak buat pelang - garan disitu.

Kelengahan dan konsentrasi, semua sudah di - sampaikan ke pemain cuma sa - ya maklumi mental pemain yang kurang konsisten ikut ber pengaruh,” jelasnya. Tentu saja, di pertemuan kedua yang bakal digelar di Sta - dion Si Jalak Harupat, So - reang, Kabupaten Bandung, 12 Oktober mendatang, Persib Bandung harus mampu me - ngalahkan Mitra Kukar mi - nimal meraih defisit dua gol agar keinginan untuk menem - bus babak final tercapai.

“Ya kita harus kerja keras kalau mau lolos, kalau mau menang di Bandung nanti,” tegasnya. Djanur pun memastikan akan menurunkan para pe - mainnya yang sebelumnya men dapatkan akumulasi kar - tu kuning, seperti Vladimir Vu jovic, Achmad Jufriyanto, Hariono, Zulham Zamrun dan Ilija Spasojevic. “Mereka nanti pasti starter dan sejauh ini me - reka selalu jadi pilihan uta ma. dua pemain di belakang, satu central midfield yang tidak tergantikan dan dua striker. Nanti mereka wajib main,” te - gasnya kembali.

Disisi lain, Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra bersyukur timnya dapat meraih ke me - nangan atas Persib Bandung. Padahal pada laga nanti Persib tam pil cukup ciamik meski ditinggal enam pemain anda - lan nya. “Kita bersyukur walau - pun skor 1-0, saya ingatkan pa - da pemain, jika Persib tetaplah Persib meskipun banyak pe - main absen. Pemain yang meng gantikan tetap punya kualitas. Tapi, alhamdulillah ki ta menang,” ungkap Jafri.

Kemenangan ini kata Jafri tentu saja akan dijadikannya sebagai modal berharga teru - tama dalam menghadapi per - tan dingan kedua di Bandung. Meskipun, diakui Jafri jika tim nya masih memerlukan per baikan sebelum meng ha - dapi Persib di laga penentuan nanti. “Kita akan manfaatkan la - than untuk memperbaiki be - berapa kekuarangan kami. Sepakbola situasional, sedikit sulit juga tidak buat gol, tapi ter penting kita bersyukur bisa cetak gol melalui bola mati,” tandasnya.

Menghadapi Persib, Mitra Kukar menguasai permainan dengan sejumlah peluang. Na - mun, peluang emas baru mere - ka dapatkan di babak kedua. Di babak pertama, Mitra Kukar yang coba mencari gol cepat namun tak berhasil mencetak gol. Begitupun Persib yang me - ngalami kebuntuan. Persib tak diperkuat Zul - ham Zamrun. Trio Atep, Yandi Sofyan, dan Tantan dian dal - kan Pelatih Djadjang Nurdja - man untuk menggedor per ta - hanan lawan. Namun, alih-alih mencetak gol, Tantan harus di - tarik dan digantikan Taufiq menit ke-29, akibat cedera lu - tut kanan.

Sebelum terkapar, Tantan sempat mengancam gawang Rivki Mokodompit lewat se - rangannya menit ke-12, na mun hanya menghasilkan s e pak pojok. Sementara se-rangan Mitra yang dilakukan Fajar Handika juga sempat meng - ancam gawang Persib, na mun bola masih bisa di amankan kiper I Made Wi rawan.

Muhammad ginanjar

Berita Lainnya...