Edisi 05-10-2015
Ekonomi Lesu, 350 Orang Gagal Magang


BANDUNG BARAT – Sejumlah perusahaan membatalkan program penerimaan 350 tenaga kerja magang yang merupakan program kerja sama dengan Pemkab Bandung Barat (Cer mat) akibat perlambatan ekonomi nasional.

Kepala Dinas Sosial Ke te na ga - kerjaan dan Transmigrasi Ka - bu paten Bandung Barat Heri Par tomo menyebutkan, tahun in mi program magang di pe ru - sa haan-perusahaan yang ada di Ban dung Barat ditargetkan se - banyak 700 orang. Namun da - lam realisasinya yang bisa di te - ri ma hanya 350 orang.

“Tidak tercapainya target ka - rena banyak perusahaan yang melakukan efesiensi, se iri ng kondisi perekonomian yang ter - jadi saat ini,” ucap dia ke ma rin. Dengan dilakukannya efe - sien si, lanjut Heri, berdampak pa da kerja sama yang telah di se - pa kati bersama. Dalam prog - ram pemagangan, Pemkab Ban - dung Barat mengalokasikan ang garan sebesar Rp600.000 per bulannya dari 3 bulan masa pe latihan, dan sisanya di be - bankan ke masing-masing pe - ru sahaan.

“Pembatanan di la ku - kan di tengah perjalanan deng - an melihat kondisi keuangan pe rusahaan,” ujarnya. Program pemagangan ini di - lakukan sejak Mei 2015 lalu. Se - ti ap perusahaan diperkirakan bi sa menampung sekitar 20 hing ga 40 orang. “Hampir se - mu a perusahaan awalnya siap me nyediakan ruang bagi tenaga pemagangan, tapi tidak bisa terserap semuanya,” jelas Heri. Tenaga magang sendiri, kata Heri merupakan lulusan SMA dan SMK. Dengan mengkuti prog ram pemagangan di ha rap - kan bisa memiliki keterampilan yang dibutuhkan perusahaan, disamping membuka peluang usaha baru.

“Bagi mereka yang mengikuti program magang, sekitar 80 persen di antaranya bekerja di perusahaan tempat magang,” bebernya. Program kerja sama Din - sosnakertrans, perusahaan, dan Forum Ko mu nikasi Jaringan Pe ma gatngan (FKJP) diharapkan menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Raden bagja mulyana

Berita Lainnya...