Edisi 05-10-2015
Gelar Invitasi untuk Jaring Bibit Unggul


BANDUNG– Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jabar menaruh harapan besar di nomor voli pasir untuk meraih medali emas di PON XIX/2016 mendatang.

PBVSI Jabar sendiri belum memastikan apakah target itu dibebankan kepada tim putra atau putri. Namun yang pasti, sebagai upaya menjaring atlet juga menggali bibit atlet voli pasir, Pengprov PBVSI Jabar berencana akan menggelar Invitasi Bola Voli Pasir se-Jabar yang rencananya digelar November 2015.

Ketua Pengprov PBVSI Jabar M Qudrat Iswara menutrukan, invitasi tersebut nantinya akan diikuti oleh tim dari kota dan kabupaten di Jabar. Setiap pengcab diharapkan bisa mengirimkan minimal satu pasangan atlet untuk tampil di ajang invitasi itu. “Atlet yang dikirim nanti juga usianya yang tergolong masih bisa bermain di PON 2016. Tapi untuk atlet yang kemarin lolos di babak kualifikasi bola voli pasir di Sidoarjo, tidak boleh ikut,” tegas Iswara yang belum lama ini dilantik.

Menurutnya, invitasi kali ini pun menjadi ajang pencarian satu pasangan atlet bola voli pasir baik di putra dan putri untuk memperkuat Jabar di PON XIX/2016. Hingga saat ini Jabar baru meloloskan satu pasangan atlet bola voli pasir putra dan putri di babak kualifikasi. “Dengan lolosnya atlet tersebut, Jabar jadi memiliki dua pasang putra putri di PON XIX. Satu pasangan lagi kita akan cari melalui invitasi tersebut,” terangnya.

Meski demikian, Iswara mengaku pihaknya belum memastikan komposisi inti tim bola voli Jabar untuk PON XIX/2016, baik di kelompok putra, maupun putri. Karena itu, sebagai tuan rumah PON XIX/2016, pihaknya masih memiliki waktu untuk mencari komposisi terbaik tim bola voli Jabar baik diindoor maupun pasir. “Ya keuntungan tuan rumah kan bisa mendaftarkan atlet paling terakhir. Jadi kesempatan ini kita manfaatkan. Sebenarnya koni sudah meminta atlet dengan kuota 100%,” paparnya.

“Tapi kita tunda karena masih memiliki waktu untuk entry by nomor dan by name belakangan. Jangan sampai kita sudah masukin atlet, ditengah-tengah trjadi hal yang tidak diinginkan, malah menjadi kerugian,” pungkasnya.

Panji qadhafi


Berita Lainnya...