Edisi 05-10-2015
Hutan Gunung Parang Terbakar


PURWAKARTA – Kawasan hu tan Gunung Parang di Desa Cihuni, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, ter bakar.

Kobaran api yang mulai terlihat sejak pukul 15.30WIB pada Sabtu(3/10), itu kondisinya semakin membesar hingga kemarin. Puluhan warga dibantu tim pemadam kebakaran te - rus berupaya melakukan pe - madaman di kawasan hutan yang terbakar. Besarnya api yang membakar pohon dan semak belukar di kawasan ini membuat warga panik.

Me - reka khawatir api yang me - luluhlantakkan hutan me - rem bet ke permukiman pen - du duk yang berada di kaki Gu - nung Parang. Belum diketahui pasti pe - nyebab kebakaran di ka wasan gunung yang terkenal sebagai objek wisata panjat tebing batu andesit yang ba nyak dikun - jungi para pe manjat lokal mau - pun man canegara ter sebut. Namun, me nurut war ga se - tem pat, api diduga ber asal dari ke bun mi lik warga ke mudian me rem bet dengan ce pat akibat tiup an angin.

“Api yang membakar be - gitu cepat merembet hingga ke puncak gunung. Meskipun sekarang sudah tidak seperti malam hari”. “Hingga sekarang api belum padam maksimal. Masih ada ti - tik api, tapi tidak besar,” kata Hendar, 23, warga desa se tem - pat, kemarin. Sementara itu, Kepala Pemadam Kebakaran Pur wa - karta Juddy Herdiana meng - ungkapkan, api yang mem ba - kar kawasan hutan Gunung Parang masih belum bisa di - padamkan.

Sulitnya medan di hu tan yang terbakar menjadi kendala petugas untuk me madamkan api. Apalagi bebe rapa pohon dan semak-semak mengering se hingga api dengan cempat me rembet. “Ya hingga kini api masih terlihat menyala. Ma - lam tadi yang terbakar di titik jalur pen dakian. Jalur pen - dakian se men t ara ini ditu - tup,”ujar Jud dy .

Besarnya korbaran api yang menghanguskan kawasan hu - tan Gunung Parang mem buat Polda Jabar ikut membantu me madamkan api dengan me - ner junkan 50 personel Bri - mob. Tak hanya itu, Polda Jabar juga me ngeluarkan unit water canon un tuk membatu proses mema dam kan api.

“Kami ki rimkan 50 per - sonel Brimob dan juga ken da - raan water ca non untuk mem - bantu pe ma da man disana,” kata Ka bidHu mas Polda Jabar Kom bes Pol Sulistyo Pudjo, ke - ma rin. Pud jo mengatakan, gu na mengantisipasi adanya kor - ban jiwa, petugas di lapa ngan telah menutup area untuk pen - da kian.

“Hari ini pemanjat tebing di Gunung Parang, selu ruhnya su dah keluar dari area Gunung Pa rang. Berdasarkan ca tatan dari pengelola wisata dan para guide pemanjat gu nung Pa - rang, su dah tidak ada ke giatan pe man ja tan disana,” katanya. Perlu diketahui, Gunung Pa rang merupakan gunung de - ngan tebing batu andesit ter - tinggi ke dua di Asia, dan masuk dalam urutan 10 besar tebing alam tertinggi di dunia.

Belasan Kios di Taman Sari Terbakar

Sementara itu, kebakaran hebat menghanguskan belasan kios di kawasan Jalan Taman Sari, Kelurahan Taman Sari, Ke - camatan Bandung Wetan, tadi malam. Belasan kios yang lo - kasinya tidak jauh dari Uni - versitas Pasunda (Unpas) Ban - dung itu habis dilalap si jago me - rah sekitar pukul 20.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran besar ini mem - buat Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung me - nurunkan 9 mobil pemancar dan 1 mobil rescue. Seorang sak - si mata Rizki,26, mengatakan, kebakaran yang meng hangus - kan belasan kios itu terjadi saat pertandingan Persib Bandung melawan Mitra Kukar.

“Pas pi - san (banget) pertandingan Per - sib. Saya ada di depan,” ucap Riz - ki di lokasi kejadian. Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Ke bakar - an (DPPK) Kota Bandung Ferdi Liga swara menuturkan, pihak - nya mendapat laporan ter jadi - nya kebakaran sekitar pukul 20.20 WIB. Kebakaran diduga ber sumber dari korsleting lis - tirk.

“Indikasi bersumber dari arus listrik. Tapi masih harus ha rus dipastikan lagi,” ucap Ferdi tadi malam. Saat petugas tiba dilokasi, kata Ferdi api telah membesar. Para petugas langsung mela ku - kan penyekatan agar api tidak merambat ke pemukiman war - ga. Pasalnya tidak jauh dari lo ka - si terjadinya kebakaran ter da - pat pemukiman padat pe n du - duk. “Kita Lakukan pe nye kat - an. Karena ada area pada pen - duduk. Baik permanen mau pun semi permanen,” jelasnya.

Menurut dia, petugas DPPK Kota Bandung berhasil me ma - damkan api sekitar pukul 21.49 atau sekitar satu setengah jam. “Petugas kami sedikit me ngam - bil resiko. Karena ini listrik ma sih menyala. Tapi kita upayakan agar api tidak menyebar,” tan dasnya. Wali Kota Bandung Ridwan Ka mil yang melihat langsung kejadian mengatakan, ba ngun an yang terbakar kon di sinya sangat tidak teratur.

Fisik ba han ba ngu - nan rata-rata mudah terbakar. Se - lain itu, bangunan tersebut berdiri di tepi Sungai Cikapundung yang diduga per izinannya ilegal. “Be - lum tahu statusnya. Tapi kasat ma ta pasti ada yang ilegal. Ini ha - rus dicek setelah penyelidikan se - lesai,” ujar dia.

PLTU Sumuradem Terbakar

Terpisah, kebakaran juga ter jadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumur Adem, Desa Sumuradem Keca - mat an Sukra, Kabupaten Indra - mayu, kemarin. Kebakaran ini terjadi pada Minggu(4/10), se - kitar pukul 01.30. Kebakaran diduga berasal dari tempat penggilingan batu bara di bagian cruserC.6. Dalam peristiwa ini sepuluh pekerja PLTU Sumuradem me - ngalami luka-luka dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sa - kit.

Kapolres Indramayu AKBP Wijonarko mengatakan, ke - bakaran diduga berasal dari ba - gian cruser C.6 tempat peng - gilingan batu bara akibat gese - kan dari Conveyor Supplydi area Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumuradem. Wijonarko meng ungkap - kan, dalam peristiwa tersebut mengakibatkan sepuluh pe ker - ja terluka. Menurut dia, ko r ban rata-rata mengalami luka ba kar serius dan terpaksa di larikan ke rumah sakit.

Didin jalaludin/ agie permadi/ tomi indra/ mochamad solehudin


Berita Lainnya...