Edisi 05-10-2015
Peserta Kejuaraan BMX Meninggal


BANDUNG– Panitia Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2015 membenarkan bila salah satu peserta dalam lomba sepeda BMX atas nama Muhammad Taufan Munggaran, 17, meninggal saat mengikuti event yang digelar di Convention Hall Telkom University.

Insiden tersebut terjadi se - telah rider asal Kota Bandung itu melakukan trik melayang di uda ra sambil merentangkan tang an dan menempelkan se - tang di perut (no hander). Penanggung Jawab In do nesia Open X-Sports Cham pion ship (IOXC) kategori BMX Asep Tubagus menjelaskan, pe ris tiwa meninggalnya salah sa tu peserta IOXC itu terjadi pada Sa btu (4/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu dia gagal men darat sempurna usai me la ku kan trik sepeda BMX. Saat akan landing setelah melayang, ban belakang sepeda miliknya lang sung menghantam papan.

“Kalau melihat kondisi ja - tuh nya sihmemang tidak ter la - lu fatal. Namun tiba-tiba Taufan ke jang-kejang,” ujar Asep usai jum pa pers di Kampus Telkom Uni versity (Tel-U) kemarin. Dia menambahkan, tim me - dis kemudian melakukan upaya pe nanganan hingga mem - bawanya ke RS Muhamadiyah. Namun, dalam perjalanan, rider yang memiliki pengalaman cu - kup banyak di eventBMX itu me - ngem buskan nafas terakhir.

“Dalam pertandingan ini Tau - fan sudah mengikuti prosedur pe ngamanan yang sangat ketat. Bahkan dia memakai helm full facesaat pesepeda lain me ra - sa keberatan memakai helm yang menutupi wajah. Dia juga men jadi satu-satunya peserta yang paling aman dikategori BMX,” tuturnya. Asep yang juga menjabat se - ba gai Sekjen BMX Indonesia pun ikut berbela sungkawa deng an insiden yang menimpa Tau fan yang masih sesama ko - mu nitas dan satu organisasi.

Dari informasi yang di te ri ma - nya, almarhum yang masih du - duk dibangku SMA kelas X itu di makamkan pada Minggu (4/10) pagi dikediamannya yang berada di Jalan Kebon Ge - dang, Kiaracondong, Bandung. “Kami sangat kehilangan so - sok muda yang penuh se ma - ngat. Arena pertandingan kali ini akan didedikasikan untuk Tau fan,” katanya. Deputi Pemuda dan Olah ra - ga Kementerian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) Faisal Ab dullah langsung meninjau lokasi pascainsiden.

Dia me nga takan, pihaknya turut berbela su ngkawa atas meninggalnya at let BMX muda berbakat ter se but. Menurut dia, pihaknya ak an segera mengevaluasi ke ja di an tersebut sekaligus meminta ke terangan dari beberapa pihak untuk memastikannya. “Ini sudah tujuh kali di se - leng garakan tetapi baru kali ini ada insiden. Apakah ada k e sa - lahan prosedur atau memang ke celakaan akan kami telusuri,” kata Faisal.

Dia menambahkan, panitia ha rus lebih memperhatikan ke - se lamatan peserta walaupun ti - dak dipungkiri kecelakaan da - pat terjadi dalam olahraga eks - trem ini. Meski begitu, Faisal me mastikan bila setiap eventta - hunan bertaraf internasional di gelar dengan bekerjasama an - ta ra Kemenpora dan organisasi se perti BMX ini selalu me nye - dia kan sarana kesehatan dan pe ngamanan yang baik.

“Semua prosedur sudah di la - ku kan di sini. Tapi tentu ke de - pan kami harapkan insiden ini tidak terulang setiap peserta juga wajib mengikuti aturan demi menimimalisasinya,” jelasnya. Indonesia Open X Sports Cha mpionship (IOXC) di Con - vention Hall Telkom University merupakan event internasional yang diikuti berbagai negara di dunia, di antaranya Malaysia, Kan ada, Thailand, Perancis, dan Hongaria.

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2000 ini diikuti sebanyak 26 pe - serta BMX cabang flat line dan 76 peserta BMX Park. Selain itu, di ikuti juga peserta cabang ska - te board. Kegiatan dilaksanakan sejak Jumat (2/10) hingga Ming gu (4/10).

Dila nashear

Berita Lainnya...