Edisi 16-10-2015
BLEISURE Traveller Bagi Pebisnis


Membayangkan perjalanan untuk sebuah pekerjaan memang tak mudah. Banyak terselip pesan malas atau tak bersemangat di sana. Namun, bagaimana kalau Anda bisa menggabungkan antara bekerja dan berjalan-jalan atau berwisata?

Caranya, Anda bisa menambahkan (extend ) beberapa hari sebelum atau setelah pekerjaan bisnis dilakukan. Tambahan waktu ini untuk mengeksplorasi apa yang menarik dari tempat yang Anda datangi. Perpaduan antara perjalanan untuk pekerjaan dan bersenang-senang diberi istilah bleisure traveller atau bleisurites .

Yakni profesional yang hanya fokus pada pekerjaan dan menghindari hiburan dalam perjalanan bisnis, tapi berubah haluan dengan mencampur keduanya. Berdasarkan laporan tentang tren tahun ini yang diluncurkan situs perjalanan Skift , bekerja sembari berjalan-jalan muncul sebagai gaya hidup daripada menjadi keharusan bagi sebagian orang.

Dalam sebuah survei dari wisatawan internasional yang diterbitkan tahun lalu, 60% responden mengatakan mereka telah mengambil perjalanan bleisure traveller . Biasanya mereka menambahkan dua hari liburan perjalanan. Hampir setengah dari mereka melakukannya pada banyak kesempatan.

Enam dari 10 responden mengatakan, mereka lebih mungkin untuk mengambil perjalanan bleisure traveller saat ini ketimbang lima tahun yang lalu. “Itu membuat stres perjalanan bisnis lebih bisa ditahan,” ungkap Stuart Bruce, penasihat humas asal Inggris yang mengharuskan dia bepergian untuk bekerja ke seluruh belahan dunia.

Misalkan, saat dirinya berada di India, dia menyempatkan untuk berjalan- jalan melihat Taj Mahal. Atau datang lebih awal dengan pelayaran Bosphorus di Istanbul. Dia mengaku, hal ini membuat dirinya bekerja lebih baik karena psikologinya lebih santai. Selain itu, dirinya juga mendapat tambahan informasi tentang kota dan budaya di negara yang dikunjunginya.

Jika bisnis membawa Anda ke Istanbul, Anda bisa menghabiskan beberapa jam berkelok-kelok melalui Kota Grand Bazaar. Mengambil perjalanan bleisure traveller tidak selalu berarti Anda harus terbang sendirian. Menurut Skift , lebih dari setengah dari mereka yang melakukan perjalanan bisnis ikut serta memboyong pasangan atau keluarganya.

Wisatawan cerdas bahkan dapat menemukan cara untuk mengubah apa yang bisa menjadi tugas bisnis membosankan menjadi perjalanan yang mengesankan. Ada juga semacam konsensus di antara bleisurites jika penelitian adalah kunci utama agar bisa memaksimalkan waktu yang terbatas di tempat yang belum pernah dikunjungi.

Di sinilah peran atau bantuan berbagai aplikasi dari gadget . Dengan begini, Anda bisa mendapatkan informasi tentang transportasi umum di seluruh dunia, menemukan restoran di tempat yang asing bagi kita. Termasuk berbagai tips dan trik berada di negara yang sedang kita datangi. “Kini, berjalan-jalan menjadi bagian dari pekerjaan.

Jadi, segala sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk membuat diri Anda lebih santai, fokus, dan lebih eksis adalah hal yang harus dicari. Tidak hanya bergantung pada perjalanan berikutnya,” ungkap Marian Thier, pendiri mitra konsultan kepemimpinan bisnis.

Susi susanti