Edisi 16-10-2015
Film Di Balik 98 Diputar Di Los Angeles


Chelsea Islan begitu senang ketika film Di Balik 98 yang dibintanginya kembali diapresiasi. Kali ini film garapan MNC Pictures ini diputar di Los Angeles Indonesian Film Festival (LAIFF ) 2015 di The Regent Theater, Westwood, Los Angeles, Amerika Serikat, 10-12 November mendatang.

Film Di Balik 98 atau dengan versi bahasa Inggris berjudul Behind 98 ini terpilih, setelah sebelumnya masuk dalam penyeleksian ketat dewan juri yang berlangsung pada 10 Agustus lalu. Penyelenggaraan LAIFF didukung oleh Badan Perfilman Indonesia (BPI). Melalui akun @chelseaislan , dia menginformasikan berita yang mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.

Film garapan sutradara Lukman Sardi ini ditayangkan di negara empunya film dunia. “Kabar gembira! Senang banget film Di Balik98 dan Tjokroaminoto masuk Los Angeles International Film Festival @LAIFF_ORG. “ Berita tersebut langsung mendapat beragam komentar. Seperti dari pemilik akun @Rosaline_GeeG, “Keren chels @chelseaislan 22nya ada kmu yg main, semoga menang ya bawa nama Indonesia”.

Komentar juga datang dari Putri Andini S.L dengan @pasl10. “@chelseaislan @LAIFF_ORG WOAAAHH SO PROUD OF YOU CHELS!!! ??? TERUS BERKARYA KAK. Ada juga dari @Lusiana65Lusi “@chelseaislan @LAIFF_ORG Woow senang banget selamat ya,smoga menang dan selalu bangga film indonesia...”

Sementara, LAIFF 2015 dipelopori oleh Dapoer Kita Productions. Film yang diputar antara lain film pendek yang diproduksi di Indonesia oleh sineas Indonesia, dan From U.S. with Love , film pendek yang diproduksi di Amerika Serikat tetapi memiliki minimal satu sineas Indonesia sebagai kru penting di dalamnya.

Sementara, untuk film panjang yang diputar sebanyak 7 film. Selain Di Balik 98 , film lainnya adalah Guru Bangsa: Tjokroaminoto, Cahaya Dari Timur: Beta Maluku, Cinta Selamanya, Jalanan, Tabula Rasa, dan Selamat Pagi, Malam . LAIFF bertujuan mengundang penikmat film di Los Angeles menyimak pemutaran film panjang dan film pendek Indonesia.

Kehadiran LAIFF juga memberi kesempatan bagi sineas Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka di pusat perfilman dunia. Para sineas Amerika Serikat pun bisa mempelajari peluang untuk membuat film di Indonesia, memperluas koneksi mereka, dan berbicara langsung dengan orang-orang yang berkecimpung di industri, serta regulasi perfilman.

Di ajang sebelumnya, film panjang Indonesia yang diputar LAIFF adalah Sokola Rimba, Sang Penari, 9 Summers 10 Autumns, Soegija, dan Lovely Man . Film Di Balik 98 mengisahkan reformasi berdasarkan pada kejadian Mei 1998 saat Presiden Soeharto yang diperankan Amoroso Katamsi jatuh dan terjadi kerusuhan.

Diana (Chelsea Islan), mahasiswi yang berasal dari keluarga tentara, memutuskan menjadi salah satu aktivis 98 bersama sang kekasih (Boy William) meski mendapatkan tentangan dari keluarga.

Fatturahman hakim