Edisi 22-11-2015
Dicoret, Nisa-Syah Lapor ke Bawaslu Jatim


SURABAYA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto yang dicoret Komisi Pemilihan Umum Choirun Nisa-Arifudinsjah (Nisa-Syah) mengadu ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim.

Pasangan yang sempat mendapat nomor urut 1 ini meminta penghapusan pencalonan mereka dibatalkan. ”Kami menindak lanjuti laporan kami ke Panwaslu Kabupaten Mojokerto, intinya KPU telah salah melaksanakan putusan Mahkamah Agung. Terjadi pelanggaran hukum,” kata Nisa ketika didampingi Arifudinsjah kemarin.

Arifudinsjah menandaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya hukum untuk mencari keadilan. ”Intinya adalah KPU telah sewenang wenang dan melampaui kewenangan,” ucapnya. KPU salah menafsirkan putusan Mahkamah Agung. ”Semua itu ada prosesnya, tidak langsung dicoret begitu saja,” kata Arifudinsjah.

Untuk diketahui, berdasarkan putusan disebutkan KPU Mojokerto diperintahkan membatalkan pencalonan Nisa-Syah yang tertuang dalam Berita Acara Nomor 28/BA/ VIII/2015danSurat Keputusan (SK) KPU Kabupaten Mojokerto Nomor 31/ Kpts./KPU Kab- 014.329790/ 2015 tanggal 24 Agustus 2015 tentang penetapan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2015.

Sementara itu, komisioner Bawaslu Jatim Sri Sugeng Pujiatmoko mengatakan bahwa pihaknya akan memeriksa laporan dari pasangan Nisa- Syah. Meski demikian, dia menandaskan yang punya kewenangan atas sengketa pilkada ini adalah Panwaslu Kabupaten Mojokerto.

”Laporannya nanti terkait dengan putusan Mahkamah Agung itu kita akan koordinasikan dengan Panwaslu Mojokerto karena yang berwenang dalam pilkada kabupaten,” kata Sri Sugeng.

Lutfi yuhandi

Berita Lainnya...