Edisi 22-11-2015
Kades Tersangka Tambang Pasir Ilegal


MAGETAN– Sukadi, Kepala Desa (Kades) Belotan, Kecamatan Bendo, Magetan ditetapkan tersangka dalam kasus pertambangan pasir ilegal di wilayahnya.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Darmawan mengatakan, yang bersangkutan ditetapkan tersangka setelah pihaknya memeriksa tujuh saksi, baik dari warga sekitar, pekerja, sopir truk, serta saksi ahli dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Sukadi berperan sebagai pemilik kendaraan ekskavator sekaligus pengelola tambang pasir ilegal yang ada di Dukuh Pojok, Desa Pojoksari.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak menahan Sukadi dengan alasan yang bersangkutan cukup kooperatif dan dinilai tidak menghilangkan barang bukti. AKP Rudy menambahkan, setelah penetapan tersangka, pihaknya akan segera melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Magetan.

”Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba dengan ancaman hukuman pidana penjara hingga 10 tahun,” ucapnya kemarin. Polres Magetan akan terus melakukan razia guna mengantisipasi tambang-tambang pasir dan batu ilegal yang nekat beroperasi di wilayah hukumnya. Usaha pertambangan tersebut dilarang beraktivitas karena belum memiliki izin resmi. Di Kabupaten Magetan jumlahnya mencapai puluhan tambang pasir ilegal.

Ant

Berita Lainnya...