Edisi 22-11-2015
Kans Terakhir Tim Pesakitan


MALANG – Remuk redam pada dua laga Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015, Persegres Gresik United dan Persipasi Bandung Raya (PBR) akhirnya menatap kans meraih poin perdana.

Keduanya bakal berseteru hari ini dan memiliki peluang yang sama untuk meraup angka. Jika dikalkulasi dari aspek teknis, Persegres dan PBR memang berada satu level. Hasil yang diperoleh di PJS sejauh ini juga sama persis, yakni menelan dua kekalahan. Dengan level yang sama, peluang keduanya fiftyfiftyuntuk memenangkan pertandingan.

Momentum ini sekaligus menjadi penentu catatan rekor Laskar Jaka Samudra, julukan Persegres, selama mengikuti turnamen tahun ini. Sebelumnya mereka gagal total pada Piala Presiden tanpa mampu meraih satu poin pun. Terulangkah rekor tersebut di PJS? Pelatih Persegres Widodo C Putro ingin timnya mempersembahkan poin pertama, terlepas nanti lolos atau tidak ke babak selanjutnya.

Kebetulan tim asal Kota Pudak juga lebih lengkap dengan kembalinya FX Yanuar setelah menjalani skorsing kartu merah kala kontra Sriwijaya FC. ”Saya rasa kekuatan Persegres dan PBR berada dalam satu level dan ini kesempatan terbaik untuk meraih poin. Soal peluang lolos atau tidak, saya tidak merisaukan itu.

Yang terpenting, tim minimal bisa mendapatkan poin di Piala Jenderal Sudirman,” kata Widodo C Putro kemarin. Widodo berhasrat tidak mengulang catatan buruk ketika Persegres tersingkir dari Piala Presiden dengan poin nol. Tak berlebihan jika dia terus memberikan motivasi agar timnya tidak sampai remuk mental terlebih dulu sebelum babak penyisihan PJS kelar.

PBR sendiri menyadari bahwa pertandingan kontra Persegres adalah kesempatan terbaik untuk memperoleh angka. Seusai digebuk Arema Cronus dan Persija Jakarta, PBR kini hanya bisa berharap bisa bermain lebih baik dibanding Persegres. “Saya tidak berhenti berharap ada peningkatan di tim ini, baik secara permainan maupun hasil,” tutur Arsitek PBR Pieter Huistra.

Kukuh setyawan

Berita Lainnya...