Edisi 22-11-2015
3,5 Juta Pelajar Sumut Jadi Pasar Potensial Perbankan


MEDAN - Jumlah pelajar di Sumatera Utara (Sumut) saat ini mencapai 3,5 juta jiwa dari 14 juta penduduk. Jumlah pelajar yang cukup besar itu tentu menjadi pasar potensial bagi perbankan untuk mengembangkan bisnis di sektor tabungan pelajar.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, saat menghadiri Grand Launching Martabe School di Lapangan Parkir Gedung Bank Sumut, Sabtu (21/11) menjelaskan, dari jumlah 3,5 juta siswa di Sumut tersebut, 1,9 juta merupakan pelajar SD, 800.000-an pelajar SLTP, dan 700.000-an pelajar SLTA.

“Besarnya jumlah pelajar di Sumut ini merupakan potensi market yang baik bagi perbankan untuk menggelorakan semangat menabung. Saat ini bank-bank juga sudah mulai dengan tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) sesuai program Otorita Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Sumut hari ini melaunching tabungan Martabe School,” papar Erry.

Menurut Erry, pemerintah sebenarnya sudah lama menggelorakan tabungan untuk pelajar. Karena itu, Erry menyambut baik peluncuran tabungan Martabe School. Martabe merupakan singkatan dari Mari Tingkatkan Aktivitas Berhemat, sementara School merupakan singkatan dari Siswa Cerdas Hemat Optimistis dan Berakhlak.

Erry mengimbau seluruh pelajar di Sumut dan orang tua untuk membudayakan menabung. Jika bisa, ada hari tertentu khusus untuk menabung. “Manfaatnya banyak sekali. Untuk pihak perbankan dana yang terkumpul bisa diputar untuk kegiatan pembangunan bagi masyarakat.

Makanya, saya harap Martabe Schoool ini bisa menjadi andalan dan tabungan pelajar terbaik,” ujar Erry. Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizliyanto menerangkan, Martabe School ini merupakan produk tabungan rencana pendidikan anak yang telah diluncurkan Bank Sumut sejak awal 2015.

Produk ini mengajak orang tua untuk disiplin menabung untuk mempersiapkan kebutuhan biaya pendidikan anak melalui sistem auto debet rekening setiap bulan. “Saat ini untuk tabungan siswa kami memasarkan tabungan Martabe School, yakni produk Bank Sumut juga SimPel yang merupakan program OJK.

Untuk Martabe School ini, kami juga sudah meraih branding terbaik nomor dua dari Mark Plus,” kata Edie. Peluncuran tabungan ini dilandasi semangat dan ajakan untuk menumbuhkembangkan budaya hidup hemat dan budaya menabung.

Menabung bisa mengikis kebiasaan konsumerisme dan hedonisme yang marak di antara generasi muda. “Untuk Martabe School ini kami targetkan hingga akhir tahun 2015 akan dapat meraih nasabah sebanyak 10.000, kami juga sudah melakukan kerja sama dengan sekolah-sekolah di Sumut,” papar Edie.

Grand Launching Martabe School dihadiri ratusan siswa dengan bermain dan belajar bersama dengan Bank Sumut. Kegiatan ini disemarakkan dengan berbagai permainan edukatif dan pertunjukan kreativitas anak seperti lomba menyanyi, fashion show , lomba karya tulis, dan lomba mewarnai.

Antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan berslogan ‘Wujudkan cita-citamu dengan Martabe School’ ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya lomba karya tulis anak yang masuk ke panitia. “Walau masih SMP ternyata cukup banyak anak-anak memiliki talenta menulis dan membuat artikel.

Apabila didukung dan diasah kemampuannya, mereka semua akan mampu menjadi penulis hebat,” ujar salah seorang juri, Erwinsyah.

Lia anggia nasution

Berita Lainnya...