Edisi 22-11-2015
Menjaga Tahura melalui Bidikan Lensa


BANDUNG –Taman Hutan Ra - ya Ir Djuanda atau yang akrab di - se but Tahura rupanya memiliki segudang kekayaan flora dan fauna di dalamnya. Bahkan berbagai jenis satwa ada di hutan kota seluas 526 hektare tersebut.

Menurut Kepala Balai Pe - nge lolaan Tahura Iman San to - so, untuk jenis burung, pi hak - nya pada 2003 lalu sudah men - data ada 23 jenis burung yang ada di Tahura. Nyatanya angka ini semakin membesar tatkala be lum lama ada kelompok ma - ha siswa yang melakukan in - ventarisasi satwa di Tahura.

“Belum lama ini mahasiswama hasiswa tersebut me nga ta - kan bahwa ada 32 jenis burung yang ada di sini. Bahkan sebuah ko munitas pencinta fotografi burung pun menyebutkan pi - haknya berhasil menangkap gambar lebih daei 38 jenis burung di sini,” ungkapnya usai membuka acara “Lomba Foto Tahura, Hunting Marathon” di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda kemarin.

Dalam rangkaian “Festival Tahura 2015” ini, pengelola Tahura mengadakan lomba foto maraton dengan objek satwa. Menurut Iman, ini bertujuan untuk mengobservasi kembali satwa apa saja yang ada di Tahura. Foto para peserta kali ini bisa dijadikan bahan studi mengenai satwa yang ada di Tahura.

“Ini menjadi ajang tukar in - formasi bagaimana cara me - mot ret satwa dengan baik se ka - ligus mengetahui satwa apa saja yang ada di Tahura. Lomba ini terbagi dalam dua kategori yak - ni pelajar dan umum,” ujarnya. Dia berharap dengan se ma - kin banyaknya masyarakat yang ter tarik menelaah satwa di Ta - hura, maka kesadaran untuk men jaga huta kota ini pun se - ma kin besar.

Dengan ter ja ga - nya hutan kota maka terjaga pu - la satwa yang ada di dalamnya. Hal senada diungkapkan ketua pelaksana “Lomba Foto Tahura, Hunting Marathon” Yana Supriatna. Melalui Ko mu - ni tas Fotografi Dunia Binatang (Kofodang), mereka bekerja sa - ma dengan Tahura untuk me - nga dakan lomba foto satwa ini.

Tujuannya untuk me ngin - ven tarisasi satwa apa saja yang se lama ini ada di Tahura, apa - kah berkurang atau justru ber - tam bah. Selain itu, pihaknya ju - ga ingin menumbuhkan rasa ke cintaan masyarakat ter ha - dap hutan dan satwa di da lam - nya melalui fotografi. “Kami ingin mengajak ma - sya rakat untuk mencintai alam nya. Karena dengan begitu ma ka satwa yang ada di da lam - nya pun terjaga,” kata Yana.

Dia menuturkan, foto ma - rat on ini baru diadakan per ta - ma kalinya oleh Tahura. Se be - lum nya Tahura bersama Ko fo - dang kerap mengadakan lomba fo to dengan jangka panjang. Na mun kali ini konsep yang di - ta warkan di lomba kali ini ber - beda. Peserta diberi waktu be - be rapa jam untuk memotret sat wa apa saja yang ada di Ta hu - ra dan langsung me ngum pul - kan hasilnya ke panitia.

Dengan adanya lomba se ma - cam ini, pihaknya berharap bah - wa kecintaan masyarakat ter - hadap satwa seiring dengan upa - ya konservasi di dalamnya. Diakui Yana, kini semakin ba - nyak masyarakat yang gemar me - melihara satwa, dan itu per tan da buruk bagi pelestarian hewan.

“Untuk satwa yang memang po pulasinya banyak itu tidak masalah. Namun untuk satwa yang populasinya terbatas, ka - mi berharap masyarakat men - cin tai satwa tersebut dengan me ngembalikannya ke habitat alam nya. Saya yakin satwa akan le bih indah difoto ketika ia ada di alam, bukan di kandang,” katanya.

Sekitar 90 orang peserta me - ngikuti lomba kali ini yang ter - bagi dalam dua kategori yakni pe lajar dan umum. Mereka mem perebutkan trofi Gu ber - nur Jabar dan hadiah puluhan ju ta rupiah. Untuk 12 foto terbaik, akan di pamerkan hari ini di Tahura. Ke-12 foto terbaik itu me ru pa kan finalis lomba ini, masing-ma sing enam dari kategori um um dan enam lagi kategori pe la jar.

Untuk kategori umum ke luar sebagai finalis Nitta Ni lan dari, Tisna Kurniawan, Tan Che Khiong, Agis Data, Arifiyanto, dan Judi Sudarman. Sementara kategori pelajar Faisal, Kyra Mo - desty, M Ridwan, Alfy Loe - kmansyah, Rajendra R, dan Bil Fahmi. Pengumunan juara akan dilakukan pagi ini.

Anne rufaidah

Berita Lainnya...