Edisi 22-11-2015
Reklame Pengganggu Rambu Lalu Lintas Ditertibkan


YOGYAKARTA – Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta masih disibukkan dengan pembersihan rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu lintas yang tertutup reklame atau sampah visual lain sehingga mengganggu pengguna jalan.

Kepala Bidang Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Sugeng Sanyoto menegaskan, setiap reklame asalkan menutup rambu atau lampu lalu lintas pasti akan disingkirkan. Lampu lalu lintas yang kerap digunakan untuk memasang reklame ada di Pojok Benteng Timur dan lokasi strategis lainnya.

Sugeng menjelaskan, kegiatan membersihkan reklame yang mengganggu sebenarnya bukan menjadi tanggung jawabnya. Meski demikian, pihaknya harus melakukan hal tersebut guna menjamin keselamatan pengguna jalan. “Rambu atau lampu lalu lintas yang tertutup reklame pasti akan membuat pengguna jalan menjadi bingung.

Kami melakukan pembersihan agar rambu dan lampu lalu lintas berfungsi sebagaimana mestinya,” ungkapnya. Petugas Dinas Perhubungan sempat mengejar pihak yang memasang reklame karena dipasang di tiang lampu lalu lintas di sekitar Taman Parkir Ngabean. “Kami kejar untuk memberi tahu bahwa tindakannya itu salah, bukan untuk menertibkan.

Sayangnya, tidak terkejar,” ucapnya. Dinas Perhubungan juga berencana menghubungi pihak penjual jasa pemasangan reklame untuk memberi tahu bahwa rambu dan lampu lalu lintas tidak boleh dipasangi reklame dalam bentuk apa pun karena bisa mengganggu fungsinya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta Sukamto mengatakan, pihaknya rutin melakukan penertiban reklame yang dipasang tidak sesuai aturan. Namun, Dinas Ketertiban kesulitan menindak pemasang reklame karena dilakukan pihak ketiga.

Ant



Berita Lainnya...