Edisi 22-12-2015
Angka Kematian Ibu Masih Jauh dari Target


Memperingati Hari Ibu 2015, Bangsa Indonesia diingatkan kembali tentang berbagai persoalan yang dihadapi kaum ibu. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah adalah masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Tanah Air.

1. Target AKI di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup.

2. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, AKI (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini masih cukup jauh dari target yang harus dicapai pada tahun 2015.

3.Salah satu cara untuk menurunkan AKI di Indonesia adalah dengan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan melakukan persalinan difasilitas pelayanan kesehatan.

4.Tenaga kesehatan terlatih yaitu dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG), dokter umum, dan bidan.

5.Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia 2013, cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan secara nasional pada 2013 sebesar 90,88%.

6.Tiga provinsi dengan cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih paling tinggi pada 2013 adalah Jawa Tengah (99,89%), Sulawesi Selatan (99,78%), dan Sulawesi Utara (99,59%).

7.Sedangkan tiga provinsi dengan cakupan terendah adalah Papua 33,31%, Papua Barat (73,20%), dan Nusa Tenggara Timur (74,08%).

8.Berdasarkan data Riskesdas 2013, penolong saat persalinan dengan kualifikasi tertinggi dilakukan oleh bidan (68,6%), dokter (18,5%), lalu non tenaga kesehatan (11,8%).

9.Sebanyak 0,8% kelahiran dilakukan tanpa ada penolong, dan hanya 0,3% kelahiran saja yang ditolong oleh perawat.

*Jabar Penyumbang Tertinggi

1.Berdasarkan Laporan Rutin Program Kesehatan Ibu 2013, Jawa Barat menduduki peringkat tertinggi dalam jumlah AKI di Indonesia.

2.Sekitar 765 kasus kematian ibu terjadi di Jawa Barat dari total 5.019 kasus di Indonesia. Jawa Barat menjadi penyumbang 50% jumlah kematian ibu.

*4 Daerah Lain Penyumbang AKI Terbanyak

-Sumatera Utara 249 kasus
- Banten 216 kasus
- Jawa Tengah 668 kasus
- Jawa Timur 642 kasus

* Berbagai Penyebab AKI Tinggi

-27% Jumlah kelahiran pada ibu berumur di bawah 20 tahun
- 40% Pendarahan saat persalinan
- 14% Hipertensi
- 22% Infeksi
- 27% Lain-lain

*Definisi AKI

1.Banyaknya kematian perempuan pada saat hamil atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lama dan tempat persalinan, yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000 kelahiran hidup.

2.Dua hal yang menjadi indikator terhadap kualitas pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat di suatu wilayah menurut Millennium Development Goals (MDGs adalah Angka Kematian Ibu (AKI) atau Maternal Mortality Rate (MMR) dan Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR).

3.Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium adalah Deklarasi Milenium hasil kesepakatan kepala negara dan perwakilan dari 189 negara Perserikatan Bangsa-bangsa yang dimulai September tahun 2000, berupa delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015.

4.Dari delapan butir tujuan MDGs, tujuan kelima adalah meningkatkan kesehatan ibu, dengan target menurunkan angka kematian ibu sebesar ¾ antara 1990 – 2015

*Hari Ibu Indonesia

-Di Indonesia Hari Ibu dirayakan setiap 22 Desember.
-Di Amerika Serikat dan lebih dari 75 negara, Hari Ibu (Mother's Day) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei.
-Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional (International Women's Day) diperingati setiap 8 Maret.

*Terinspirasi Kongres Perempuan Pertama

1.Hari Ibu di Indonesia terinspirasi Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22-25 Desember 1928.

2. Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera.

3. Kongres ini diselenggarakan di sebuah gedung bernama Dalem Jayadipuran, yang kini merupakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta.

4. Kongres ini dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.

5. Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Dekrit Presiden No. 316 tahun 1953, pada ulang tahun kedua puluh lima Kongres Perempuan Indonesia 1928.

6. Kini arti Hari Ibu telah banyak berubah, di mana hari tersebut kini diperingati dengan menyatakan rasa cinta terhadap kaum ibu.

*Ann Jarvis Pelopori Hari Ibu Dunia

-Tahun 1907, warga AS Ann Jarvis mulai mempromosikan peringatan Hari Ibu untuk mengenang jasa mendiang ibunya yang meninggal 9 Mei 1905.
-Mulai tahun 1914, Hari Ibu dirayakan sebagai hari nasional di AS setiap hari Minggu kedua pada bulan Mei.
-Tradisi itupun menyebar ke Eropa dan negaranegara lain sampai ke Australia

*830 Perempuan di Dunia Setiap Hari Meninggal

Setiap hari, rata-rata 830 perempuan meninggal dunia pada saat masa kehamilan dan paska proses persalinan. Kematian mereka sebagian besar disebabkan oleh sesuatu yang sebenarnya bisa dicegah.

1. Pada tahun 1990 kematian perempuan global sebesar 523.000

2. Tahun 2013 kematian perempuan dunia sebesar 289.000

3. Sepertiga dari total kematian perempuan global pada 2013 terjadi di dua negara yakni India sebanyak 50.000 dan Nigeria sejumlah 40.000

4. Sekitar 99% dari total AKI terjadi di negara-negara berkembang.

5. AKI saat ini lebih tinggi menimpa perempuan yang tinggal dirural area dan di lingkungan miskin/kumuh.

6. Antara tahun 1990 – 2015, AKI global turun sekitar 44%.

7. Para remaja menghadapi ancaman komplikasi dan kematian lebih tinggi dalam proses kehamilan daripada perempuan dewasa.

*Negara dengan Jumlah Wanita Lebih Banyak Dibandingkan Pria

- Pada 2012, jumlah penduduk dunia pria sebesar 3.532.503.174 orang atau sebesar 50.3%.

- Jumlah penduduk dunia wanita sebesar 3.485.040.790 atau sebesar 49.7% dari total penduduk dunia 7.017.543.964.

*Meski secara global jumlah pria lebih banyak dibanding wanita, uniknya

sejumlah negara memiliki populasi wanita lebih banyak dibanding pria.

1.Estonia Penduduk Estonia sekitar 1,3 juta jiwa(2014). Jumlah pria hanya 0.84 dari jumlah wanita yang ada.

2.Latvia Latvia berpenduduk sekitar 1,9 juta jiwa (2014). Jumlah pria hanya 0.86 dari jumlah wanita

3.Rusia Penduduk Rusia sekitar 143 juta jiwa(2014). Jumlah pria adalah 0.86 dari jumlah wanita yang ada

4.Ukraina Jumlah penduduk sekitar 45 Juta Jiwa (2014). Jumlah pria adalah 0.86 dari jumlah wanita yang ada.

5.Belarus Penduduk sekitar 9,4 juta jiwa (2014). Jumlah pria adalah 0.87 dari jumlah wanita.

Berita Lainnya...