Edisi 31-01-2016
Kontribusi Signifikan terhadap Perekonomian


Kondisi geografis Indonesia yang sangat unik membuat pelaku usaha harus berpikir keras untuk mengembangkan usahanya.

Tidak mengherankan jika perkembangan teknologi internet di Tanah Air menjadi berkah tersendiri bagi kalangan pebisnis maupun masyarakat lain. Hadirnya layanan 4G diyakini akan semakin memberikan efek positif terhadap perekonomian. Deloitte Access Economics mewakili Google Asia-Pasifik dalam risetnya pada 2011 menyebutkan, seperti negara berkembang lainnya, Indonesia dalam proses mengadopsi e-commerce .

Sementara pelaku usaha UKM telah memiliki alternatif penjualan melalui situs internet dan mulai menerima transaksi online . Deloitte Access Economics juga menyebutkan, kontribusi internet terhadap ekonomi Indonesia pada 2011 mencapai 1,6% atau sekitar Rp116 triliun, setara USD13 miliar dari total pendapatan domestik bruto (PDB).

Kontribusi internet akan meningkat tiga kali lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi Indonesia dan diharapkan mencapai 2,5% dari total PDB hingga 2016 atau sekitar Rp324 triliun. Salah satu startup yang sukses memanfaatkan layanan internet adalah Go-Jek. Kesuksesan Go- Jek antara lain disebabkan keberhasilan membangun kepercayaan publik serta investasi terhadap teknologi dan informasi yang memanfaatkan layanan internet.

”Adanya layanan 4G seharusnya berdampak positif bagi startup ,” ujar Ketua Umum Asosiasi Ecommerce Indonesia (idEA) Daniel Tumiwa. Menurut Daniel, pelaku startup sangat terbantu dengan adanya layanan 4G. Selama ini kecepatan layanan internet yang tidak merata menjadi masalah bagi para pelaku startup .

Karena itu, kehadiran layanan 4G menjadi angin segar bagi pegiat startup di Tanah Air. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce terpesat di dunia dengan peningkatan penggunaan telepon pintar serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi internet.

Pertumbuhan ini tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan dan lainnya, tapi juga di kota-kota lain dan menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi pertumbuhan e-commerce terbesar se-Asia-Pasifik.

Pada tahun ini nilai bisnis e-commerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp120 triliun- 140 triliun dan dalam tiga tahun ke depan diperkirakan akan menembus USD130 miliar. Hal ini didukung dengan banyaknya potensi yang masih bisa digarap di tahun-tahun mendatang. Saat ini penetrasi internet di Indonesia baru mencapai 88 juta pengguna. Menurut idEA, hanya sekitar 7% di antaranya yang sudah melakukan pembelanjaan secara online .

Tahun depan penetrasi internet di Indonesia diperkirakan mencapai 102 juta pengguna. Hal ini tentu akan ikut meningkatkan jumlah para pelaku e-commerce di Indonesia. Vice President Corporate Communication XL Axiata, Turina Farouk, mengatakan ketersediaan layanan telekomunikasi dengan teknologi 4GLTE akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Akses komunikasi masyarakat akan semakin mudah dan nyaman sehingga akan mendorong meningkatnya aktivitas ekonomi. Penyediaan layanan 4G juga merupakan wujud komitmen XL untuk selalu berinovasi dan memberikan layanan serta pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan akan ketersediaan akses layanan data berkecepatan tinggi.

Selain itu untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan misi Indonesia Broadband Plan 2014-2019 . Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sangat menyadari hal ini. Beberapa hari lalu Kemenkominfo dengan menggandeng PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) membuka Pusat Inovasi Kominfo-Huawei yang diarahkan untuk mencetak lebih banyak technopreneur muda di bidang konten dan aplikasi.

Pusat informasi ini dibangun sebagai ekosistem agar para calon technopreneur dapat meningkatkan kemampuan serta mengeksplorasi ide mereka menjadi sebuah inovasi yang siap diserap pasar.

Hermansah