Edisi 31-01-2016
Kuasai Dunia Maya dari Atas Kursi Roda


Menjalani aktivitas di kursi roda dengan anggota tubuh yang sebagian besar sudah tak bisa lagi digerakkan tidak menyurutkan semangat Habibie Afsyah untuk sukses.

Dengan segala kekurangan fisik yang ada, ia justru mampu menguasai internet marketing hingga akhirnya ditasbihkan sebagai salah satu suhu di bidang tersebut dari kalangan disabilitas daksa. Bukan hanya menjadi master dalam bidang internet marketing, Habibie juga dikenal sebagai motivator bisnis, baik untuk masyarakat umum maupun kalangan disabilitas. Tak ketinggalan, bungsu dari delapan bersaudara ini juga merupakan seorang penulis. Bagaimana Habibie mampu mengukir kesuksesan tersebut? Berikut kutipan wawancara KORAN SINDOdengan pria kelahiran Jakarta, 6 Januari 1988 ini.

Bagaimana awal Anda menjadi seorang internet marketer?

Sejak kecil, sekitar umur 9 bulan, saya divonis mengidap penyakit muscular dytrophytipe becker, yakni suatu penyakit yang secara perlahan membuat otototot menjadi semakin lemah dan fisik jadi tak berdaya. Alhasil, sejak kecil saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain video games,mulai Nintendo, Play Station (PS), sampai games online.

Dengan keterbatasan ruang gerak, di mana hampir seluruh tubuh saya tidak bisa digerakkan, saya menjadi tak sama dengan anak-anak lain yang saat itu suka bermain kelereng ataupun bermain permainan yang memerlukan gerakan luwes. Kedekatan dan hobi saya terhadap dunia games,terutama games online, itulah yang membuat mama saya berusaha mencari sesuatu yang bisa menjadi bekal kemampuan serta skilluntuk saya.

Setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), beliau memberikan supportkepada saya untuk mempelajari desain grafis dan internet marketing, karena mama melihat saya sangat menyukai games online. Saya sempat bingung karena saya tidak memiliki basic multimedia ataupun IT.

Bahkan, saya tidak mengenal sama sekali program-program untuk membuat website, karena saya hanya hobi bermain gamespada waktu itu. Mama kemudian mendaftarkan saya pada berbagai kursus, seminar, serta workshopmengenai internet marketingdan desain grafis dengan biaya yang cukup mahal. Salah satunya yang saya ikuti adalah seminar internet marketingdi Singapura.

Saya mendapat pelajaran tiap dua mingggu sekali, selama tiga bulan. Saya mulai belajar dari dasar hingga menguasai sistem domain. Setiap selesai mengikuti pelajaran, saya langsung mempraktikkannya. Pada saat mengikuti seminar selama tiga bulan itu, ujiannya langsung praktik menjual barang. Suwandi Chow merupakan salah satu mentor saya.

Hingga kemudian, pada 2007, saya mulai menjalankan bisnis internet marketingdengan melakukan penjualan secara onlinedi amazon.comuntuk produk properti, mobil, dan lain-lain. Pada 2010 saya menemukan bentuk internet marketingbaru, yaitu dengan AdSense, sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan Google. Melalui AdSense, seseorang bisa menampilkan iklan dari Google di website ataupun blog-nya. Kemudian jika pengunjung websitemengklik iklan tersebut, si pemilik websitebakal mendapatkan komisi dari Google.

Kenapa Anda lebih memilih internet marketing dibandingkan desain grafis?

Desain grafis yang saya pelajari cuma sebagai penunjang kemampuan saya dalam membuat website.Hanya dasar-dasar desain grafis yang saya pelajari, karena desain grafis harus bisa memegang mousesecara akurat. Akhirnya saya lebih mendalami internet marketing.

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam menekuni bidang ini?

Saya pernah mengalami kerugian mencapai USD20.000. Pada saat itu saya merasa sedih, kecewa, dan kesal, karena accountsaya terkena bannedoleh Google pada 2011 sampai 2012. Meskipun demikian, saya sadar banyak juga orang yang mengalami hal tersebut dan memang itu risiko setiap bisnis. Bahkan, saya lihat banyak yang mengalami kerugian lebih besar dari saya.

Apa yang membuat Anda yakin terhadap bisnis yang Anda jalankan ini?

Awalnya saya juga tidak yakin. Bahkan, saya pernah patah semangat menjalankan bisnis ini. Beruntung, ibu saya terus memberikan semangat dan tak pernah lelah memotivasi agar saya tidak menyerah. Hingga kemudian saya mendapatkan cek pertama dari penjualan di amazon.comsekitar USD120.000.

Meskipun masih rugi, saya waktu itu merasa senang sekali karena bisa mendapatkan penghasilan dari hasil keringat sendiri. Cek tersebut ternyata gagal saya cairkan, karena saya kesulitan mendapatkan tempat untuk mencairkannya. Saya sempat mendatangi beberapa bank, dari bank swasta sampai bank pemerintah, tapi masing-masing bank memiliki persyaratan yang berbeda.

Ada bank yang harus mengendapkan saldo USD500.000, ada lagi bank yang memberikan potongan USD150.000 padahal cek saya hanya bernilai USD120.000. Hingga akhirnya saya menemukan Bank BRI yang memberlakukan potongan lebih murah, yakni sekitar USD40 pada saat itu.

Kemudian saya tukarkan bersamaan dengan cek kedua saya, yang waktu itu nominalnya lebih besar, sekitar USD240.000. Sayang, cek pertama saya terlanjur habis masa berlakunya, karena selama dua bulan saya sibuk mencari tempat untuk menukarkan cek tersebut.

Sampai sekarang saya masih menyimpan cek itu. Sejak saat itulah saya belajar bagaimana bisa meningkatkan penghasilan, membuat kata-kata agar lebih menarik, dan lain-lain sehingga penghasilan saya terus meningkat setiap bulan.

Menurut Anda, apa saja tantangan serta kunci sukses menjadi seorang internet marketer?

Internet marketingselalu mengalami perkembangan yang cepat. Apalagi ini menggunakan dunia digital, sehingga para pelaku internet marketingharus menerapkan banyak inovasi dan belajar terus-menerus karena persaingan di dunia ini semakin lama akan semakin ketat. Masyarakat saat ini sudah banyak mengenal internet, sehingga perkembangannya sangat pesat. Kalau seorang internet marketer tidak mengasah diri terus-menerus, maka akan tertinggal.

Apa cita-cita Anda?

Cita-cita awal saya sangat sederhana, ingin memiliki penghasilan sendiri. Waktu itu dapat Rp2 juta saja sudah cukup, menurut saya. Ternyata, ketika saya tekuni, sampai saat ini penghasilan yang saya dapatkan sudah di atas ekspektasi awal saya. Alhamdulillah, saat ini sudah lebih dari cukup. Puluhan juta rupiah bisa saya dapatkan setiap bulan.

Siapa tokoh inspiratif buat Anda?

Selain orangtua yang terus memotivasi saya, Rasulullah Muhammad SAW merupakan sosok inspiratif bagi saya. Karena beliau merupakan sosok teladan dan merupakan seorang saudagar besar sekaligus hebat. Beliau juga seorang marketeryang andal. Kejujuran membuat beliau dipercaya oleh semua umat.

Robi ardianto